Landak Rawan HIV/AIDS
Tanggal: Sunday, 27 November 2011
Topik: HIV/AIDS


Pontianak Post, 26 November 2011

LANDAK - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Landak, drg. Magdalena Nurainy Sitinjak, MM, Jumat (25/11) mengatakan jika melihat grafik penularan penyakit HIV/AIDS, Landak memang terbilang cukup tinggi. "Penularan paling rawan lewat hubungan seks. Terutama bagi mereka yang sering berganti-ganti pasangan. Dan melihat grafiknya, memang kita melihat catatan yang cukup tinggi," katanya ditemui Jumat kemarin.

Dikatakannya, pihaknya melakukan upaya jemput bola dalam pencegahan dengan penyuluhan dan aktifitas penunjang lainnya dalam menekan angka ODHA di Kabupaten Landak. "Untuk melakukan tes dan Pemeriksaan biasanya dilakukan di Ngabang dan Mandor. Sejauh ini dua tempat tersebut yang menjadi sentra pemeriksaannya," ungkapnya. Nurainy juga menyampaikan bahwa sesuai data yang ada, total penderita HIV/AIDS di Kabupaten Landak berjumlah 36 orang dengan rincian, 21 orang perempuan dan 15 orang laki-laki. Sejauh ini belum ada perkembangan terbaru terkait adanya penambahan jumlah ODHA baru di Landak.

"Belum ada perubahan jumlah, baik itu bertambah atau berkurang. Tim masih terus bekerja di lapangan," katanya. Semua pihak sama-sama menjaga agar kondisi tertular virus HIV/AIDS tidak berkembang lebih besar. Dan kami tetap berupaya melakukan pencegahan-pencegahan sesuai dengan program yang sudah dicanangkan pemerintah. Ketika ditanya soal Pekan Imunisasi Nasional (PIN) ia menyebutkan bahwa pelaksanaannya sudah selesai dilakukan. Tetapi pemberian imunisasi kepada bayi di Landak masih belum bisa mencapai target sesuai dengan keinginan provinsi. (sgg)

Sumber: http://www.pontianakpost.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5312