Penderita AIDS Perlu Dirangkul
Tanggal: Monday, 28 November 2011
Topik: Narkoba


TRIBUNKALTENG.COM, 27 November 2011

BANJARMASIN - Memperingatai Hari Aids Sedunia pada 2011 ini, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar mengharapkan pelaku dunia usaha tidak lagi melakukan Stigma dan Diskriminasi terhadap orang yang terkena HIV dan AIDS.

Secara khusus Peringatan HAS Tahun 2011 ini adalah untuk mengkampanyekan pentingnya penanggulangan HIV dan AIDS di dunia kerja sebagai bagian dari perlindungan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) mengingat bahwa lebih dari 85 % para pengidap HIV dan AIDS adalah usia produktif.

Lebih lanjut, Muhaimin mengatakan solidaritas, kepedulian dan dukungan haruslah menjadi pedoman dalam menanggapi persoalan HIV / AIDS di dunia kerja. Semua buruh atau pekerja, termasuk yang terkena HIV, berhak memperoleh pelayanan kesehatan yang terjangkau, jaminan asuransi, perlindungan sosial dan berbagai paket asuransi kesehatan lainnya.

Di Indonesia, berdasarkan informasi dari Komisi Penanggulangan AIDS dan data resmi dari Kementerian Kesehatan RI, pada triwulan kedua tahun 2011 terlaporkan sebanyak 6.087 kasus baru HIV. Sampai akhir Juni 2011 secara kumulatif jumlah kasus AIDS tercatat sebanyak 26.483 kasus.

Dilihat dari kelompok umur, pengidap terbesar pada kelompok umur 20-29, yaitu sebanyak 36,4%, disusul dengan kelompok umur 30-39 tahun sebanyak 34,5%. Sedangkan faktor penyebabnya telah bergeser dimana transmisi HIV secara heteroseksual menjadi penyebab utama 76,3 persen, disusul oleh transmisi HIV melalui penggunaan NAPZA suntik tidak aman 16,3 persen dan kemudian oleh transmisi HIV secara homoseksual 2,2 persen.

Di samping itu Indonesia juga tergolong sebagai negara dengan epidemi HIV dan AIDS terkonsentrasi, di mana pada wilayah-wilayah tertentu, prevalensi populasi kunci sudah mencapai lima persen atau lebih. Bahkan Provinsi Papua tergolong sebagai daerah generalized epidemic dimana masyarakat umum pengidap HIV dan AIDS sudah lebih dari satu persen.

Puncak acara Hari AIDS Sedunia 2011 dibuka Wakil Presiden Boediono. Turut hadir dalam acara ini Menteri Perhubungan EE Mangindaan dan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo. Puncak acara Hari AIDS dihadiri sekitar 6.700 dari pelajar, buruh, pelaku usaha, kalangan pemerintah dan juga LSM. Tema peringatan tahun ini adalah “Lindungi Pekerja dan Dunia Usaha Dari HIV dan AIDS”. Sub-Tema: “Penanggulangan HIV dan AIDS di Tempat Kerja sebagai bagian dari Peningkatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja”, serta Slogan untuk kampanye adalah : ”STOP HIV dan AIDS, Hapuskan Stigma dan Diskriminasi di Dunia Kerja”.

“Upaya melindungi pekerja dan dunia usah dari HIV dan AIDS wajib diterapkansebagai salah satu bentuk program Keselamatan dan kesehatan Kerja (K3). Hal ini dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas SDM dan menjamin kelangsungan usaha, “ kata Menakertrans Muhaimin Iskandar melalui Pusat Humas Kemenakertrans, Minggu (27/11).

Sumber: http://kalteng.tribunnews.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5318