HIV/AIDS Diisukan, Pengidap Jajakan Seks Gratis
Tanggal: Tuesday, 29 November 2011
Topik: HIV/AIDS


Bali Post, 29 November 2011

Bangli - Penyebaran HIV/AIDS di Bangli setiap tahun semakin memprihatinkan saja. Jumlah penderitanya setiap tahun terus bertambah. Tahun ini, 58 orang warga Bangli telah dinyatakan positif HIV/AIDS, 7 orang warga meninggal. Lebih mengagetkan lagi, diisukan ada gadis berusia 17 tahun asal Bangli menjajakan seks secara gratis dengan motif ingin menyebarkan penyakit itu kepada warga lain.

Dugaan ini menjadi salah satu topik hangat dalam rapat Muspida Bangli, Senin (28/11) kemarin. Wakil Ketua DPRD Bangli, I Made Sudiasa, ketika diminta konfirmasinya, membenarkan adanya pembicaraan soal salah satu oknum warga yang positif HIV/AIDS diduga menjajakan seks secara gratis. Diduga, oknum ini sengaja hendak menyebarkan HIV/AIDS kepada warga lainnya. ''Ini perlu perhatian serius dengan meningkatkan kewaspadaan seluruh lapisan masyarakat Bangli. Jangan sampai hanya karena ingin mendapatkan sesuatu secara gratis malah mendapat petaka,'' jelasnya.

Sementara itu, berdasarkan data pengidap HIV/AIDS di Dinas Kesehatan Bangli, jumlah penderita sejak tahun 2009 terus mengalami peningkatan, tersebar di seluruh kecamatan di Bangli. Pada tahun 2009, jumlah pengidap HIV/AIDS Bangli tercatat hanya 4 orang, tahun 2010 melonjak tajam menjadi 25 orang, dan tahun 2011 menjadi 29 orang. Total pengidap HIV/AIDS yang terekam dari VCT RS Sanglah dan RSUD Bangli 58 orang. (Kmb17)

Sumber: http://www.balipost.co.id




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5348