Virus HIV Mulai Jangkiti Ibu Rumah Tangga
Tanggal: Thursday, 01 December 2011
Topik: HIV/AIDS


suaramerdeka.com, 30 November 2011

PURWOREJO - Kasus HIV/AIDS yang selama ini diidentikkan dengan pekerja seks komersial dan lelaki hidung belang mulai melebar. Dinas Kesehatan (Dinkes) mendapati virus HIV mulai menjangkiti ibu-ibu rumah tangga. Bahkan, sudah ditemukan enam kasus.

"Asumsinya mereka terjangkit dari suaminya. Kasus baru ini sedang kami dalami supaya bisa diantisipasi," ujar Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Purworejo drg Dwitiya Suprijono, Rabu (30/11).

Lebih lanjut, disebutkan Dwitiya, munculnya kasus HIV yang menjangkiti ibu rumah tangga itu mengindikasikan masih belum terbukanya masyarakat kelompok risiko tinggi untuk memeriksakan diri ke klinik Voluntary Counceling and Testing (VCT) setempat.

"Sejak klinik tersebut berdiri dan melayani pasien pada tahun 2007, belum ada satupun warga Purworejo yang secara sukarela datang untuk memeriksakan diri," ungkapnya.

Menurut Dwitiya, ibu rumah tangga yang tidak mempunyai profesi berisiko tinggi bisa tertular akibat hubungan seks dengan suaminya. Keadaan tersebut mungkin terjadi karena diduga ada warga yang sudah terinfeksi virus dan tidak disadarinya dan tetap berhubungan, sehingga menulari pasangannya.

Berdasar penelusuran, bahkan ada pasangan suami istri terinfeksi HIV yang bercerai dan masing-masing berniat untuk menikah lagi. Pihak dinas tidak bisa melarang, namun menganjurkan keduanya untuk terbuka terhadap calon pasangannya dan melakukan hubungan seks yang aman agar tidak memperluas penularan.

Ditambahkan Dwitiya, data kasus HIV menunjukkan, profesi pekerja swasta dan pedagang menempati urutan teratas yang paling berisiko terinfeksi HIV. Dinkes menemukan 20 pekerja swasta dan 10 pedagang sudah terinfeksi virus tersebut.

( Nur Kholiq / CN33 / JBSM )

Sumber: http://suaramerdeka.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5383