Pemprov Dukung Diskusi Jurnalis
Tanggal: Thursday, 01 December 2011
Topik: Narkoba


Pontianak Post, 01 Desember 2011

PONTIANAK — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat siap mendukung Forum Diskusi Jurnalis yang akan menggelar sosialisasi tentang penanganan "illegal fishing" yang rencananya dihadiri Menteri Kelautan dan Perikanan, Sharif C Sutardjo di Pontianak, Kamis (15/12).Sekretaris Daerah, M Zeet Hamdy Assovie, mengatakan, diskusi ini sangat relevan dengan kondisi Kalbar. Sebab, Kalbar merupakan daerah yang kaya akan potensi kelautan dan perikanan, baik perikanan tangkap maupun budidaya. Potensi laut Kalbar juga sering menjadi sasaran pencurian nelayan asing.

Menurut M Zeet, selama ini pemprov juga sudah menunjukkan kepedulian terhadap penanganan illegal fishing (penangkapan ikan secara ilegal) terutama yang dilakukan oleh nelayan asing. Salah satu bentuk kepedulian tersebut yakni dengan mendukung penyediaan lahan untuk menjadi lokasi Stasiun Pengawas Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Pontianak. Stasiun PSDKP itu berada di satu kompleks dengan rumah detensi atau fasilitas penampungan sementara nelayan asing yang ditangkap aparat karena mencuri ikan, sebelum dikembalikan ke negara asal. Bahkan, rumah detensi itu juga dapat dibangun berdasarkan atas rekomendasi dari pemerintah daerah. Pembangunan rumah detensi dianggap strategis guna mencegah kemungkinan penyebaran virus HIV/AIDS. Sebab, nelayan-nelayan asing cukup banyak yang mengidap virus tersebut.

"Biaya makan para nelayan asing itu sebelum dikembalikan juga menjadi tanggungan pemerintah," katanya saat bertemu pengurus Forum Diskusi Jurnalis (Fokus) Kalbar yang didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kalbar, Gatot Rudiyono dan Kepala Stasiun Pengawas Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Pontianak, Bambang Nugroho. Di sisi lain, Kalbar juga sudah mempunyai perangkat pendukung untuk mengoptimalkan potensi kelautan yang ada yaitu berupa peraturan daerah.

Ketua Fokus Kalbar, Andi Fachrizal mengatakan, selain mengkritisi pemerintah, jurnalis juga mempunyai ide untuk memajukan daerah. Kegiatan sosialisasi ini menjadi salah satu bentuk partisipasi jurnalis dalam upaya membangun Kalbar. Ia juga menyebutkan, kegiatan ini nanti akan menghasilkan rekomendasi yang akan disampaikan ke pemerintah pusat sebagai bentuk kepedulian jurnalis terhadap situasi sekitar. "Kegiatan seperti ini sudah yang ketiga kalinya kita laksanakan," kata Andi Fachrizal. Dalam kegiatan tersebut, Fokus Kalbar menggandeng Pemprov Kalbar dan Stasiun Pengawas Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Pontianak.(ron)

Sumber: http://www.pontianakpost.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5417