Mato mengatakan, kesulitan yang dihadapi oleh KPA dalam mendeteksi pasien HIV/AIDS adalah kesadaran masyarakat untuk memeriksakan diri mereka. Menurut Umar, kasus-kasus yang ditemukan setiap bulan setelah para pasien ini sudah sakit keras dan parah.

"Biasanya para pasien ini mau di-VCT setelah mereka sudah tidak tahu lagi apa penyakit yang mereka derita. Inilah yang menjadi kendala, karena biasanya pasien ini sudah sakit parah baru diketahui mengidap HIV/AIDS," terang Mato.">


Penderita AIDS Manado Bertambah 9 Orang per Bulan
Tanggal: Friday, 02 December 2011
Topik: Narkoba


TEMPO.CO, 01 Desember 2011

Manado - Koordinator Komisi Penanggulangan AIDS Kota Manado, Umar Mato, mengatakan pertambahan penderita HIV/AIDS di Kota Manado setiap bulannya 5 sampai 9 orang.

Mato mengatakan angka ini sebenarnya belum representatif perkembangan HIV/AIDS di Kota Manado. "Angka ini belum bisa dikatakan sebagai angka yang valid untuk pertambahan AIDS di Manado karena masih banyak yang kami rasa belum terdeteksi," jelas Umar, Kamis, 1 Desember 2011.

Mato mengatakan, kesulitan yang dihadapi oleh KPA dalam mendeteksi pasien HIV/AIDS adalah kesadaran masyarakat untuk memeriksakan diri mereka. Menurut Umar, kasus-kasus yang ditemukan setiap bulan setelah para pasien ini sudah sakit keras dan parah.

"Biasanya para pasien ini mau di-VCT setelah mereka sudah tidak tahu lagi apa penyakit yang mereka derita. Inilah yang menjadi kendala, karena biasanya pasien ini sudah sakit parah baru diketahui mengidap HIV/AIDS," terang Mato.

Sekadar diinformasikan, penyebaran HIV/AIDS di Kota Manado tergolong tinggi. Bahkan secara nasional, Manado termasuk 5 besar kota penyebaran HIV/AIDS tercepat di Indonesia.

Kota Manado sendiri merupakan salah satu sentra penyebaran HIV/AIDS tertinggi di Sulawesi Utara. Hingga September ini, jumlah pengidap penyakit yang belum ada obatnya ini sudah mencapai 357 pasien atau naik 7 orang dibandingkan bulan Agustus. 357 pasien ini terbagi 114 pasien HIV dan 243 pasien AIDS.

Peringatan Hari AIDS Sedunia di Kota Manado, Sulawesi Utara, Kamis, 1 Desember, ditandai dengan konvoi kendaraan bermotor yang dilepas langsung oleh Dr G.S. Vicky Lumentut.

Sumber: http://www.tempo.co




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5428