Rutan Larikan Tahanan Penderita HIV/AIDS ke RSUP
Tanggal: Monday, 05 December 2011
Topik: HIV/AIDS


INILAH.COM, 03 Desember 2011

Manado - Masih ingat terdakwa kasus narkotika jenis ganja RM alias Richard (33) warga Desa Tumaluntung Kecamatan Kauditan Minahasa Utara yang terbukti menderita penyakit HIV/AIDS saat diperiksa dalam sidang di Pengadilan Negeri Manado?

Mengingat kondisinya yang kian memburuk, Richard terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum Prof Kandou Malalayang, Jumat (2/12).

Richard dilarikan ke rumah sakit sekitar pukul 12.00 WITA oleh sejumlah personel Rutan setelah diperintahkan oleh Kepala Rutan Manado Julius Paat.

Setibanya di rumah sakit, Richard langsung dimasukan ke Ruang Darurat untuk segera mendapatkan perawatan cepat dari tim medis. Hingga berita ini diturunkan Richard masih menjalani perawatan intensif tersebut.

Kepala Rutan Klas IIA MAnado Julius Paat ketika dikonfirmasi tak menampik hal itu. Menurutnya, ia terpaksa memerintahkan petugas Rutan untuk memawa Richard ke rumah sakit karena melihat kondisi kesehatannya yang kian memburuk dari hari ke hari.

“Benar, tadi (kemarin, red) saya terpaksa mengintruksikan petugas membawa tahanan itu (Richard, red) ke Rumah Sakit Umum Prof Kandou Malalayang, karena kondisinya yang kian buruk. Tiap hari terus mengalami penurunan dayatahan tubuhnya. Apalagi yang bersangkutan maaf berak-berak darah,” ujarnya.

Bahkan, menurut mantan Kepala Badan Pemasyarakatan kota Manado yang pernah meraih prestasi terbaik se-Indonesia ini, ia terpaksa melarikan Richard ke rumah sakit, meskipun belum ada surat penetapan pembantaran dari Pengadilan Negeri Manado.

“Sampai saat ini belum ada surat penetapan pembantaran, sekalipun yang bersangkutan sudah terbukti menderita HIV/AIDS. Dan kami sudah memberikan surat keterangan terkait penyakitnya ini ke pihak PN. Makanya saya tidak lagi menunggu surat itu, tapi menyuruh membawa tahanan itu ke rumah sakit,” jelasnya.

Apakah memang benar Richard menderita penyakit HIV/AIDS?

“Memang benar Richard menderita penyakit HIV/AIDS. Dia punya kartu merah dari Rumah Sakit Ratumbuisang tahun 2008 dan itu sudah kami terima saat dia masuk ke rutan . Jadi sudah terdektesi. Dan memang Richard harus dipisahkan dari tahanan lain karena jika tidak akan berdampak buruk,” tukasnya.

Peristiwa ini berawal ketika berdasarkan surat keterangan dari Rutan (Rumah Tahanan Negara) Klas IIA Manado yang menyebutkan bahwa terdakwa menderita positif HIV/AIDS.

Mengetahui hal itu, Oroh cs meminta agar terdakwa diperiksa di persidangan untuk membuktikan hal tersebut. Dan setelah diperiksa selama kurang lebih tiga menit, perawat tersebut menyebutkan hasilnya yang intinya mempertegas surat keterangan dari Rutan Malendeng tersebut.

Sebagaimana dakwaan JPU, pada Minggu tanggal 07 Agustus 2011 lalu, terdakwa ditangkap di Pelabuhan Manado saat hendak mengambil kiriman barang yang berisikan beberapa paket narkotika jenis ganja di salah satu kapal yang berlabuh di Pelabuhan Manado setelah menempuh perjalanan laut dari Ternate. Terdakwa dijerat dengan Pasal 111 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. [mor]

Sumber: http://sindikasi.inilah.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5487