RI Bagi Pengalaman Upaya Perangi AIDS
Tanggal: Monday, 05 December 2011
Topik: Narkoba


INILAH.COM, 03 Desember 2011

Port Elizabeth – Indonesia, melalui Konsulat Jendral RI (KJRI) Cape Town, Afrika Selatan (Afsel), ikut meramaikan Hari AIDS Dunia di Benua Hitam itu.

Indonesia diundang dalam sebuah event dari lembaga penelitian internasional Social Aspects of HIV and AIDS Research Alliance (SAHARA). Wakil yang dikirimkan Tanah Air adalah Sumarjati Arjoso, anggota komisi XI DPR-RI dari fraksi Gerindra.

Dalam 6th SAHARA Conference 2011 yang bertema ‘Are We Turning the Tide on HIV/AIDS-Social, Political and Economic Landscape on HIV Prevention and Response’ itu, Sumarjati menjadi salah satu pembicara kunci.

Dalam kesempatan itu, Sumarjati menyampaikan presentasi yang bertajuk ‘Political Commitment on HIV/AIDS Prevention: Lesson Learned from Indonesia’. Yakni mengenai kondisi HIV/AIDS di Indonesia dan kebijakan pemerintah dalam upaya menanggulanginya.

“Implementasi pencegahan AIDS di Indonesia terhambat luas wilayah dan kurangnya pengetahuan masyarakat,” demikian Sumarjati, sebagaimana dikutip siaran pers KJRI Cape Town yang diterima redaksi INILAH.COM.

Untuk itu, Sumarjati yang pernah menduduki berbagai jabatan penting di Kementerian Kesehatan, Kementerian Sosial dan terakhir sebagai Kepala BKKBN Pusat menyatakan, komitmen politis dari para pemimpin negara dan parlemen merupakan faktor penting.

Konferensi Internasional SAHARA ke-6 ini terlaksana berkat kerja sama SAHARA dengan Human Sciences Research Council (HRSC), Nelson Mandela Metropolitan University (NMMU).

Sumber: http://www.inilah.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5490