Peran Keluarga Penting bagi Penderita HIV/AIDS
Tanggal: Monday, 05 December 2011
Topik: HIV/AIDS


Media Indonesia, 03 Desember 2011

YOGYAKARTA: Keluarga memiliki peran sangat penting bagi penderita HIV/AIDS. Bram, misalnya, salah seorang penderita mengaku, keluarga memberikan perhatian penuh kepadanya.

"Saya punya seorang super Mom," ucapnya kepada Media Indonesia, Kamis malam (1/12), di Yogyakarta. Bahkan, waktu harus lepas dari ketergantungan heroin, sang ibunya pula yang berperan besar membantunya melepaskan diri dari heroin.

Keluarga dan orang terdekat merupakan orang-orang terpenting baginya. Pasalnya, mereka bisa mendukungnya agar lebih mempunyai semangat hidup.

Bram merasa dirinya terinfeksi HIV pada Oktober 2008. Saat itu, ia bekerja di sebuah perusahaan swasta di sebuah kota di luar Yogyakarta. Karena terlalu memforsir, kondisi badannya pun turun drastis.

Bram kemudian pulang ke Yogyakarta dan memeriksakan diri ke dokter. Di depan dokter, dirinya mengaku sebagai pengguna Napza suntik. Bram pun dianjurkan sang dokter melakukan tes immuno-chromatography technique (ICT).

Dari hasil tes ICT, Bram dinyatakan positif. Tidak ada keterkejutan darinya saat itu karena Bram memang telah yakin dirinya terinfeksi sebelumnya. (OL-11)

Sumber: http://www.mediaindonesia.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5498