YCAB Gelar Penyuluhan AIDS Terhadap 1200 Siswa SMP Dan SMU
Tanggal: Monday, 05 December 2011
Topik: Narkoba


Media Indonesia, 04 Desember 2011

JAKARTA: Dalam rangka peringatan Hari AIDS Sedunia yang jatuh pada tanggal 1 Desember, Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) bekerjasama dengan Yayasan Unilever Indonesia kembali menggelar Jakarta Stop AIDS (JSA).

Acara ini melibatkan 1.200 siswa dan 200 guru dari 64 SMP dan SMU di Jakarta, serta 200 pegawai PT Unilever Indonesia dan YCAB. JSA merupakan program pendidikan tentang bahaya HIV/AIDS dan narkoba yang ditujukan kepada siswa SMP dan SMA serta guru di wilayah DKI Jakarta melalui peer communications dengan pemberian materi edukasi dan informasi mengenai HIV/AIDS.

Program ini bertujuan untuk membangun kesadaran dan pemahaman tentang bahaya HIV/AIDS, serta membentuk sekelompok duta JSA yang akan menyebarluaskan informasi tentang HIV/AIDS kepada teman sebayanya. Duta JSA ini dibentuk melalui program training of trainers dan pelatihan bagi para siswa agar mereka bisa menjadi peer educator bagi teman yang berada di dalam maupun di luar lingkungan sekolah.

"Kami harapkan dengan adanya kegiatan ini anak-anak remaja bisa menjauhi perilaku yang menyebabkan virus HIV/AIDS," kata Divisi Healthy Lifestyle Promotion YCAB, Amanta Ariella di Jakarta, Minggu (4/12).

Menurut Amanta, orang-orang yang menderita HIV/AIDS paling tinggi berada di kisaran usia antara 20 sampai 29 tahun. Berdasarkan fakta tersebut, mereka telah terjangkit virus mematikan tersebut sejak usia remaja.

Amanta mengatakan, kegiatan ini mungkin tidak mempengaruhi penurunan angka penderita AIDS secara massive dalam waktu dekat. Namun, imbuhnya, kegiatan ini tentu akan membangun fondasi penting yang akan meningkatkan pengetahuan anak-anak yang beranjak remaja.

"Mungkin kita belum dapat melihat efek dari kegiatan ini dalam waktu dekat. Karena HIV/AIDS ini efeknya sepuluh tahun setelah terjangkit. Kita akan lihat bagaimana perkembangannya sepuluh tahun dari sekarang," kata Amanta.

YCAB bekerjasama dengan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) dan Dinas Pendidikan DKI Jakarta mengadakan pelatihan kepada lima siswa dari tiap sekolah di lima wilayah DKI Jakarta untuk dijadikan sebagai duta HIV/AIDS.

Mereka dilatih di kantor Walikota setiap akhir pekan. Sejauh ini, diakui Amanta, sudah 120.000 siswa SMP dan SMA di Jakarta yang telah mendapatkan pendidikan soal HIV/ AIDS.

Sumber: http://www.mediaindonesia.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5508