Jakarta Catatkan Kasus HIV/AIDS Tertinggi di Indonesia
Tanggal: Monday, 05 December 2011
Topik: HIV/AIDS


Media Indonesia, 04 Desember 2011

JAKARTA: Sekretaris Jenderal YCAB Iskandar Irwan Hukom menyatakan bahwa berdasarkan laporan Pemantauan AIDS Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sampai dengan Juni 2011, provinsi DKI Jakarta memiliki jumlah kumulatif kasus HIV/AIDS tertinggi di Indonesia yakni sebesar 3.997 kasus, disusul oleh provinsi lainnya seperti Papua (3938), Jawa Barat (3809), Jawa Timur (3775), dan Bali (1747).

”Oleh karena itu, kami bekerja sama dengan Yayasan Unilever Indonesia menggelar program Jakarta Stop AIDS (JSA) untuk membangun kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang HIV/AIDS. Hingga kini program JSA telah berhasil membentuk 635 duta yang menyebarluaskan informasi mengenai HIV/AIDS kepada sekitar 120.000 siswa di DKI Jakarta”, ujar Irwan.

Pada Minggu (4/12), YCAB dan Yayasan Unilever mengadakan kegiatan jalan sehat di FX Plaza, kawasan Senayan Jakarta.

Acara yang diikuti oleh 1.200 siswa, 200 guru, serta 200 pegawai PT. Unilever Indonesia dan YCAB tersebut merupakan bagian dari program Jakarta Stop AIDS (JSA) yang diselenggarakan sejak 2009.

Program JSA merupakan program penyadaran tentang bahaya HIV/AIDS dan narkoba yang ditujukan kepada siswa SMP dan SMA serta guru di wilayah DKI Jakarta melalui peer communications dengan pemberian materi edukasi dan informasi mengenai HIV/AIDS.

Program tersebut bertujuan untuk membangun kesadaran dan pemahaman tentang bahaya HIV/AIDS, serta membentuk sekelompok duta JSA yang akan menyebarluaskan informasi tentang HIV/AIDS kepada teman sebayanya. Duta JSA ini dibentuk melalui program training of trainers dan pelatihan bagi para siswa agar mereka bisa menjadi peer educator bagi teman sebayanya yang berada di dalam maupun di luar lingkungan sekolah. (RO/OL-12)

Sumber: http://www.mediaindonesia.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5514