Pemkab Bukittinggi Terus Upayakan Tekan Kasus HIV/AIDS
Tanggal: Wednesday, 07 December 2011
Topik: HIV/AIDS


Media Indonesia, 07 Desember 2011

BUKITTINGGI: Pemerintah Kota Bukittinggi, Sumatra Barat, bertekad menekan kasus penderita HIV/AIDS pada 2012.

"Tempat pelayanan dan rujukan di Puskesmas Gugukpanjang dan Rasima Ahmad akan dimaksimalkan sehingga dapat mengurangi penderita HIV/AIDS," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bukittinggi Syofia Dasmauli, di Bukittinggi, Selasa (6/12).

Pemkot Bukittinggi juga bekerja sama dengan Komisi Peduli HIV/AIDS (KPA) serta lembaga swadaya masyarakat yang menjangkau Kota Payakumbuh dan Kabupaten Agam guna menekan pertambahan jumlah penderita HIV/AIDS.

"Komunitas penderita HIV/AIDS cukup sulit didekati, karena itu perlu kerja sama lembaga masyarakat dan KPA sehingga dapat melakukan teknik pendekatan khusus kepada penderita," katanya.

Syofia Dasmauli mengimbau masyarakat agar memanfaatkan pusat pelayanan konsultasi HIV/AIDS yang tersedia di rumah sakit dan Puskesmas. "Konsultasi sangat penting, karena dengan konsultasi kita tahu penyebab, penyebaran dan akibat dari HIV/AIDS," katanya.

Ia menyebutkan, Pemkot Bukittinggi telah memaksimalkan pos pelayanan dan rujukan bagi penderita HIV/AIDS dalam menekan pertambahan kasus tersebut. Salah satu langkah yang dilakukan dengan menambah pos-pos pelayanan dan rujukan di Puskesmas dan Rasima Ahmad yang bertempat di samping Rumah Sakit Achmad Mochtar.

Ia menambahkan, jumlah positif penderita HIV/AIDS di Kota Bukittinggi pada 2011 tercatat sebanyak 144 orang rata-rata berusia di bawah 30 tahun atau usia produktif. (Ant/OL-04)

Sumber: http://www.mediaindonesia.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5574