Memprihatinkan, Penyebaran HIV/AIDS di Kota Bandung
Tanggal: Monday, 12 December 2011
Topik: HIV/AIDS


Tunas Bangsa, 11 Desember 2011

BANDUNG – Penyebaran HIV/AIDS di Kota Bandung kini berada pada level cukup memprihatinkan. Penularannya tidak memandang usia, jenis kelamin maupun profesi. Berdasar catatan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA), kasus HIV/AIDS terus menanjak tajam. Sejak 1991 hingga April 2011 tercatat 2.380 kasus HIV/AIDS.

Menurut grafik kumulatif penderita HIV/AIDS berdasar kelompok umur usia produktif 20-29 tahun mencapai 57,39%, tertinggi dibanding usia 30-39 tahun sebanyak 27,98% dan usia 0-14 tahun mencapai 3,36% yang 74 di antaranya masih balita.

Berdasarkan jenis pekerjaan, pekerja swasta sebanyak 20,46%, mahasiswa pelajar 11,68%, serta yang memprihatinkan kelompok ibu rumah tangga terjangkit HIV/AIDS 9,54% lebih tinggi dari para pekerja seks yang hanya terkena 5,04%.

Kondisi ini menempatkan Kota Bandung masih menduduki peringkat tertinggi di Jawa Barat dalam hal penyebaran. Perkembangan epidemi HIV/AIDS sudah memasuki tahap kritis dan ironisnya penularan terjadi pada usia produktif. Penularan ierbesar melalui jarum suntik penggunaan narkoba.

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Bandung, Dada Rosada, saat memperingati hari AIDS sedunia tahun 2011 di Gedung Serbaguna PT Bio Farma Jalan Pasteur, baru-baru ini. (binus)

Sumber: http://www.tubasmedia.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5606