Jangan Menyerah, ODHA!
Tanggal: Wednesday, 14 December 2011
Topik: Narkoba


okezone.com, 13 Desember 2011

SURABAYA - Lantunan musik mengalun merdu dari Ruang Seminar lantai 7 Rumah Sakit Penyakit Tropik Universitas Airlangga.

Sekelompok orang, tergabung dalam band yang diberi nama Stadium 4, memainkan lagu “Jangan Menyerah” milik kelompok musik D’Masiv.

Mendekati akhir lagu, beberapa orang maju dan membentangkan spanduk-spanduk yang memohon dukungan, seperti “Terima kasih Pak Rektor telah mendukung kami”, “Bantulah kami supaya berdaya”, dan “Mohon kami dibantu untuk menghilangkan stigma diskriminasi”.

“Kami ingin membuka diri pada masyarakat, untuk memotivasi teman-teman yang senasib, saling menolong, dan menghilangkan stigma yang ada di masyarakat,” tutur Wiwin, salah seorang anggota band tersebut.

Wiwin adalah seorang ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS). Tidak seperti ODHA lain yang umumnya menutup diri, Wiwin dan beberapa temannya membuka diri demi menghilangkan stigma buruk tentang ODHA.

Bersama teman-teman sesama ODHA, mereka mengekspresikan keahlian seni dalam acara “Unair Peduli Pemberdayaan ODHA di Jawa Timur” di Ruang Seminar lantai 7 Rumah Sakit Penyakit Tropik Universitas Airlangga (Unair), Selasa (13/12/2011). Acara ini diadakan untuk memperingati Hari AIDS sedunia yang jatuh pada tanggal 1 Desember lalu.

“Kami ingin menolong teman-teman pecandu dan sesama penderita agar berdaya, tidak terus terpuruk. Kami juga ingin mengatakan pada dunia, ODHA berhak berdaya,” tambah Wiwin lagi.

Memberdayakan kembali ODHA merupakan salah satu upaya dalam menurunkan transmisi HIV dan menurunkan kesakitan serta resiko kematian penderita AIDS. Hal tersebut dikatakan oleh Ketua Institute of Tropical Disease (ITD) Universitas Airlangga, Prof. Dr. Nasronudin, dr., Sp.PD., K-PTI.

Menurut Prof. Nasronudin, ODHA perlu dilibatkan dalam menangani perawatan sesama penderita. Misalnya, dengan merawat teman mereka yang sakit, membantu membuatkan makanan sehat untuk ODHA, dan lain-lain.

“ODHA diharapkan mampu memaksimalkan sisa hidup mereka dengan kegiatan-kegiatan bermanfaat, dan tetap beribadah, berkarya, dan berprestasi,” terang Prof. Nasronodin.

Itu semua, menurut Prof. Nasronudin, merupakan bagian dari tata cara perawatan ODHA berbasis Biopsikososio-spiritual. Untuk itu, perlu dilakukan CST-PPRR atau Perawatan (Care), Dukungan (Support), dan Pengobatan (Treatment), Promosi (Promotion), Pencegahan (Prevention), Rehabilitasi (Rehabilitation), dan Riset (Research) berlandaskan keunggulan spiritual.

Prof. Nasronudin berharap, pemangku kebijakan penanggulangan infeksi HIV/AIDS menekankan upaya manusiawi dan memerangi stigma serta diskriminasi. Hal itu sesuai dengan tema Hari AIDS sedunia tahun ini, yaitu “Hilangkan Stigma dan Diskriminasi pada Penderita HIV/AIDS”.

Menurut Guru Besar Ahli Penyakit Dalam Universitas Airlangga ini, stigma dan diskriminasi timbul karena kurangnya pengertian dan pemahaman terhadap HIV/AIDS. Prof. Nasronudin mengingatkan bahwa ODHA juga manusia yang punya perasaan.

“Obat untuk penderita HIV sudah ada. Keluarga diharapkan tidak mengucilkan penderita, karena HIV sendiri hanya bisa menular lewat tiga cara, yaitu dari ibu ke anak, hubungan seksual, dan pertukaran darah. Pelayanan dan perawatan secara manusiawi bisa membantu mereka untuk hidup normal layaknya orang lain,” ujar Prof. Nasronudin.

Prof. Nasronudin berjanji Unair dan ITD akan terus mendukung upaya pemberdayaan ODHA dan OHIDHA (Orang Hidup dengan HIV/AIDS) agar mereka bisa kembali ke masyarakat. Saat ini, ITD tengah berupaya mengembangkan obat herbal yang mampu mencegah pertumbuhan virus dan penyebaran AIDS.

Selain melalui bidang kesenian, upaya lain yang dilakukan Unair untuk memberdayakan ODHA adalah memberikan keterampilan kerja dengan pelatihan pembuatan handycraft, dukungan gizi, dan pembentukan klub sepak bola.(rfa)

Sumber: http://kampus.okezone.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5625