Penderita Gizi Buruk di Sintang Capai 22 Anak
Tanggal: Wednesday, 14 December 2011
Topik: Narkoba


TRIBUNNEWS.COM, 14 Desember 2011

SINTANG - Kepala Pusat Penatalaksanaan Gizi Buruk (PPGB) Kabupaten Sintang, Adi Sulistiyanto, mengatakan, sepanjang tahun 2011 sebanyak 22 kasus penderita gizi buruk telah ditangani oleh pihaknya.

Angka tersebut dikatakanya mengalami peningkatan dua kasus jika dibandingkan tahun 2010 yang hanya 20 kasus.

Dari 22 kasus gizi buruk yang ditangani sampai bulan November 2011 tersebut, dikatakan Adi, keseluruhan berasal dari Kabupaten Sintang.

Menurut dia, ada juga pasien gizi buruk yang masuk ke PPGB Sintang dari Kabupaten Sekadau hanya saja jumlahnya hanya sedikit yakni dua kasus.

"Dengan peningkatan pasien gizi buruk yang kita tangani ini, menunjukan bahwa tingkat kesadaran masyarakat untuk memeriksakan anak-anak mereka masuk kategori gizi buruk atau tidak mengalami peningkatan. Begitu pula kemauan membawa anak-anak mereka ke PPGB juga meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya," tandasnya.

Hal tersebut dijelaskan Adi menjadi hal yang cukup penting, mengingat kasus gizi buruk tidak berbeda jauh dengan kasus HIV/AIDS yang sering dikatakan layaknya fenomena gunung es.

Yakni jumlah yang muncul ke permukaan hanya sedikit dibandingkan angka sesungguhnya yang ada di lapangan.

"Memang jika kita melihat mereka para penderita gizi buruk di Kabupaten Sintang, sebagian besar berasal dari keluarga tidak mampu yang sebagian besar pula orangtua mereka tinggal dikampung-kampung terisolir."

"Selain asupan gizi mereka memang sangat kurang, kesadaran mereka memeriksakan dirinya ke Puskesmas dan sejenisnya masih minim karena takut terbentur biaya yang besar, meskipun kita sudah pastikan perawatan di PPGB gratis," katanya.

Sumber: http://www.tribunnews.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5631