60 Persen Pengidap HIV AIDS Pekerja Swasta
Tanggal: Thursday, 15 December 2011
Topik: HIV/AIDS


TRIBUNNEWS.COM, 14 Desember 2011

SAMARINDA - 651 kasus HIV AIDS, di Samarinda, 60 persen diantaranya berprofesi sebagai pekerja swasta. Lebih dari 80 persen pengidap HIV/AIDS berada pada usia produktif.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Samarinda Mugni Baharudin, Rabu (14/11/2011) mengatakan, kasus HIV AIDS di Samarinda mengancam profitabilitas dan produktivitas dunia usaha serta kesehatan tenaga kerja maupun masyarakat luas.

"Bukan tidak mungkin, ke depan kita akan kehilangan tenaga kerja usia produktif. Apabila ada pekerja yang mengidap HIV/AIDS, saya minta jangan dikucilkan dan tidak di PHK karena penularannya tidak melalui sentuhan fisik. Pencegahan HIV/AIDS bisa melalui kegiatan keagamaan dan kampanye perubahan perilaku," kata Mugni.

Samarinda merupakan kota jasa, industri, perdagangan dan pemukiman. Beberapa tempat kerja berada dalam lingkungan yang mempertinggi resiko infeksi HIV, misalkan sektor pertambangan yang mempekerjakan kaum laki-laki yang jauh dari keluarga, atau pekerja angkutan yang jauh dari rumah dan jasa hiburan yang marak di Samarinda.

Pemicu penularan HIV di Indonesia, antara lain pria membeli seks yang mencapai angka 3,1 orang dari total penduduk Indonesia 240 juta jiwa, menikah dengan pria resiko tinggi 1,6 juta jiwa, wanita pekerja seks 230 ribu, Gay dan Waria 800 ribu, pengguna narkoba dengan jarum suntik 230 ribu.

Kaltim sendiri berada pada peringkat ke-9 dari 33 provinsi di tanah air. Di Kaltim, pengidap HIV berjumlah 1.725 orang, AIDS 411 orang dan menunggal dunia 147 orang. Cara penularannya bisa melalui hubungan seks, pergantian alat suntik, penularan ibu ke anak, seks oral dan tato. (Doan E Pardede)

Sumber: http://www.tribunnews.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5634