Siswa SMS Kampanye Bahaya HIV/AIDS
Tanggal: Monday, 19 December 2011
Topik: HIV/AIDS


Surabaya Post, 19 Desember 2011

SIDOARJO – Penderita HIV/AIDS di Kabupaten Sidoarjo sangat tinggi. Diprediksi penderita yang positif AIDS itu mencapai 6.910 orang, sehingga menempati urutan kedua di Jawa Timur setelah Surabaya. Kondisi tersebut menyadarkan para siswa di kawasan Kota Udang ini untuk terus melakukan kampanye bahaya HIV/AIDS.

Satu di antara model kampanye yang mereka lakukan dengan cara menggelar lomba spanduk tingkat SMA/SMK. Lomba ini menampilkan karya-karya spanduk untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat tentang penyakit HIV/AIDS. Sebagian tim peserta juga menampilkan aksi treatikal yang menggambarkan penderitaan ODHA (Orang Dengan HIV AIDS).

Sebanyak 25 tim dari 20 SMA/SMK berlomba membuat spanduk soal bahaya HIV/AIDS itu. Mereka juga melakukan long marc dari halaman kantor PDAM, Jl Pahlawan, Jl MH Thamrin, Jl A Yani dan kembali ke kantor PDAM.

Saat long march itu, mereka juga melengkapi anggotanya dengan alat musik pukul sebagai pengiring. Pantauan Surabaya Post dari 25 tim peserta, tim SMAN 1 Gedangan paling atraktif dengan menampilkan aksi treatikal. Pesan yang ingin disampaikan tim SMAN 1 gedangan adalah pengidap HIV/AIDS penuh dengan penderitaan.

Karena itu, mereka berpesan agar penderitaan ODHA tidak dikucilkan. Harapan itu digambarkan dengan dua suster yang mengapit si ODHA. ”ODHA ini tidak boleh kita singkirkan dari masyarakat. Dia juga manusia dan butuh sosialisasi,” ujar Fridolin Deolito, siswa kelas X yang berperan sebagai si ODHA.

Penderitaan si ODHA ini digambarkan dengan bola yang dirantai ke kaki. Sementara luka-luka di sekujur tubuh menyampaikan pesan bahwa penyakit HIV/AIDS menyerang kekebalan tubuhnya. Dengan cara ini, Fridolin dan tim ingin menyampaikan pesan kepada masyarakat yang efektif. ”Kalo dengan aksi treatikal pesan yang ingin kita sampaikan lebih cepat diterima, dan aksi ini lebih mendapat perhatian penonton,” tuturnya.

Ajeng Niken Ketua Panitia Lomba Spanduk HIV/AIDS 2012 menuturkan, lomba spanduk ini sebagai rangkaian akhir dalam kampanye HIV/AIDS di tahun 2011. Perlombaan ini dipilih karena lebih cepat untuk menyampaikan pesan kepada kalayak luas tentang bahaya AIDS.

Totalitas tim SMAN 1 Gedangan ternyata tidak sia-sia, tim ini berhasil menggondol juara I lomba spanduk tingkat Kabupaten. Sementara juara II diraih SMAN 3 Sidoarjo dan juara III diraih tim SMKN 2 Buduran.

Niken melanjutkan, tiga tim ini akan mewakili Kabupaten Sidoarjo dalam kejuaran tingkat provinsi yang akan dihelat tahun 2012. Melihat antusias remaja yang ikut ambil bagian dalam lomba spanduk, Niken memastikan lomba serupa akan dihelat lagi tahun 2012. M37

Sumber: http://www.surabayapost.co.id




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5677