Sembilan Orang Tewas Akibat AIDS di Tangsel
Tanggal: Tuesday, 20 December 2011
Topik: Narkoba


Pos Kota, 19 Desember 2011

PAMULANG – Sembilan orang meninggal dunai akibat penyakit HIV atau AIDS kurun waktu sembilan bulan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Sementara penderita penyakit tersebut setahun ini meningkat 100 persen.

“Hampir setiap bulan ada penemuan di lapangan tentang penderita HIV atau AIDS di Kota Tangsel yang meninggal dunia,” kata Pengelola Program Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Tangsel, Ipemanil, Senin (19/12).

Menurut dia, data yang diterima di KPA Tangsel tahun 2010 jumlah penderita HIV atau AIDS sekitar 100 orang tapi tahun 2011 ini meningkat sekitar 100 persen menjadi 354 orang.

Melihat ini tentunya sangat memprihatinkan karena hampir setiap tahun jumlah penderita HIV/AIDS terus meningkat sedangkan Kota Tangsel baru berdiri tiga tahun lebih tentunya perlu memwaspadai lojakan penderita penyakit tersebut.

“Hampir setiap bulan ada penemuan di lapangan tentang penderita HIV/AIDS yang meninggal. Ada be­berapa penyebab penyebaran penyakit ini, yaitu penggunaan napza suntik (Pe­na­sun), Pekerja Seks Komersial (PSK), dan Lelaki Suka Lelaki (LSL),” ujarnya.

Pengidap pengidap HIV/AIDS didominasi karena perilaku bergonta-ganti jarum suntik. Penderita biasanya tertular dari pasangannya yang sudah lebih dulu terkena virus ini. “Jarum suntik yang tidak steril karena gonta ganti pemakaiannya,” ucapnya.

Antisipasi atau penyegahan terhadap penyakit ini, tambah dia, KPA Tangsel terus me­la­ku­­kan sosialisasi dan penyuluhan bahaya pen­yakit tersebut kepada pelajar maupun PSK yang ada. Selain itu, penggunaan kon­dom di lokasi prostitusi yang merupakan lokasi seks bebas, dan pihaknya juga me­la­kukan sosialisasi pentingnya mengetahui pen­­yebab virus tersebut.

Lebih memprihatinkan lagi penderita HIV/AIDS kebanyakan dari masyarakat miskin yang sulit mendapatkan bantuan pengobatan. Dari sembilan orang yang meninggal dalam kurun waktu dua bulan ini karena sulit­nya mereka untuk berobat karena alas an tak ada biaya. “Dari 354 penderita HIV/AIDS ini berada Kec. Pamulang, Ciputat, dan Pondok Aren sebagian besar berusia 28-30 tahun. (anton/b)

Sumber: http://www.poskota.co.id




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5684