15 Orang Meninggal Karena AIDS Selama 2011
Tanggal: Tuesday, 20 December 2011
Topik: Narkoba


TRIBUNNEWS.COM, 20 Desember 2011

TANJUNGPINANG - HIV-AIDS bagai fenomena gunung salju. Yang tak terlihat masih lebih banyak dari yang tampak. Selama 2011 ini di Tanjungpinang, sebanyak 15 orang meninggal dunia karena HIV-AIDS. Sedangkan selama 2002 hingga 2011 sudah 122 orang yang meninggal dunia.

Selama 2011 ini saja, terdapat 131 penderita baru HIV (Human Immunodeficiency Virus) dan 39 orang penderita AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome atau Acquired Immune Deficiency Syndrome). Akumulasi selama 2002 hingga 2011, terdapat 603 orang penderita HIV dan 275 penderita AIDS.

Hal tersebut disampaikan Dr Eka Hanasarianto, Ketua Panitia pada peringatan hari AIDS sedunia, yang diperingati dengan jalan santai bersama, Senin (19/12). Perkembangan Kota Tanjungpinang dan pertambahan jumlah penduduk, dapat menjadi faktor pendorong meningkatnya jumlah orang yang berperilaku beresiko HIV dan AIDS.

"Dari hasil surveilans perilaku (SSP), estimasi Depertemen Kesehatan RI dan studi infeksi saluran reproduksi ditemukan bahwa jumlah orang yang telah terinfeksi HIV di Tanjungpinang terus bertambah," sebut Walikota Tanjungpinang, Suryatati A Manan.

Masalah HIV AIDS ini mendapat perhatian serius dari Pemko Tanjungpinang. Apalagi HIV AIDS termasuk indikator, dalam capaian Millenium Development Goals (MDGS). Tak hanya di Tanjungpinang, secara keseluruhan di Kepri HIV AIDS ini menjadi masalah tersendiri.

Sesuai data dari Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kepri, 2000 hingga 2010 terdapat 2894 kasus HIV dan 1657 AIDS di seluruh Kepri. Sebanyak 494 diantaranya meninggal dunia. Untuk 2011 ini saja tedapat 304 kasus HIV dan 122 AIDS. Tercatat yang meninggal dunia sebanyak 39 orang. (opi)

Sumber: http://www.tribunnews.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5688