Indehoi di Tepian Sungai Berantas, 9 Pelajar Terjaring Razia
Tanggal: Tuesday, 20 December 2011
Topik: Narkoba


detikSurabaya, 20 Desember 2011

Mojokerto - Asyik nongkrong dan indehoi di area jogging track di tepian Sungai Berantas Kota Mojokerto saat jam belajar, 9 pelajar dan sepasang mahasiswa Akper terjaring razia Satpol PP.

9 Pelajar terdiri dari 3 laki-laki dan 6 perempuan diciduk lantaran berpacaran saat jam pelajaran berlangsung. Saat petugas Satpol PP datang ke lokasi, mereka tak bisa kabur. Sebab, lokasinya dipenuhi semak-semak.

Meski beberapa kali mengelak telah membolos dan bermesraan di tepian sungai ini, mereka akhirnya dibawa ke kantor Satpol PP untuk mendapat bimbingan konseling. Setelah itu, kepala sekolah masing-masing pelajar dipanggil untuk memberikan sanksi.

"Mereka kepergok berpacaran dan bolos saat jam belajar berlangsung. Setelah itu kita amankan dan diberi bimbingan," kata Kasatpol PP Kota Mojokerto, Samsul Hadi kepada wartawan di lokasi, Selasa (20/12/2011) siang.

Selain para pelajar ini, sepasang mahasiswa di salah satu akademi keperawatan juga diamankan sedang indehoi di stren sungai Brantas. Selain itu, petugas juga mengamankan puluhan gelandangan dan pengemis (gepeng) yang kerap mangkal di perempatan, pusat perbelanjaan, stasiun dan terminal.

Usai diamankan, mereka yang terjaring razia ini diberi arahan. Selain itu, mereka juga dites HIV/AIDS oleh klinik VCT Dinkes. Salah satu gepeng bahkan sempat mengamuk dan nyaris menjotos petugas karena menolak disuntik saat tes berlangsung.

"Untuk gepeng, kita serahkan ke Dinas Sosial untuk diberi pembinaan. Sementara siswa ini, kita kembalikan ke sekolahnya untuk diberi sanksi," pungkas Samsul.

(fat/fat)

Sumber: http://surabaya.detik.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5690