Dinkes Tangsel Ambil Sempel Darah WTS
Tanggal: Thursday, 22 December 2011
Topik: Narkoba


Pos Kota, 22 Desember 2011

PAMULANG – Mengantisipasi penyebaran penyakit HIV/AIDS di wilayahnya Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan akan mengambil sample darah para wanita tunas susila.

“Penyebaran penyakit HIV/AIDS di Kota Tangsel perlu ditangani serius agar tidak menambah jumlah penderita,” kata Kasubsi Pemberatasan Penyakit Menular (P2M) Dinas Kesehatan Kota Tangsel dr. Alwan A.

Data penderita HIV/AIDS di Kota Tangsel tercatat 162 orang dan meninggal dunia tahun 2011 sekitar 7 orang. Ini menurutnya perlu diwaspadai dan dicegah secara perlahan dengan sosialisasi ke masyarakat.

Data tersebut berbeda dengan data yang ada pada Pengelola Program Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Tangsel, Pos Kota (20/12). Data KPA jumlah penderita di tahun 2011 ini mencapai 354, dan 9 orang di antaranya meninggal.

Alwan mengatakan untuk antisipasi awal adalah dengan melakukan pendekatan kepada wanita pekerja seks, baik langsung maupun tidak langsung untuk memeriksa kesehatan. Tak kalah pentinh mengambil sample darah sebagai bahan penelitian untuk mengetahui tingkat penyebaran penyakit tersebut di kalangan mereka.

Pihaknya hingga telah mengambil sebanyak 70 sampel darah dari target 400 pekerja seks. ”Sampel kami ambil di daerah Viktor dan Tegal Rotan,” tuturnya.

Untuk daerah lainnya belum terjangkau karena harus dilakukan pendekatan yang berkesinambungan untuk mendapatkan pemahaman. Pendekatan sudah berkali-kali dilakukan oleh petugas perempuan.

JARUM SUNTIK

Tahun 2012, tambah dia, pihaknya akan menjalankan program ini dengan menggunakan 200 sampel darah untuk memantau trend statistic perkembangan penyakit HIV/AIDS. Namun, hasilnya belum dapat diumumkan.

Selain itu pihaknya juga mengantisipasi penyebaran HIV/AIDS melalui jarum suntik, salah satunya dengan mengalihkan pengunaan narkoba ke metadon yang berbentuk sirup.

“Penggunaan metadon ini bersifat multi fungsi, selain mengurangi dampak penggunaan jarum suntik secara bergantian juga secara bertahap akan mengurangi dampak kecanduan,” katanya. (anton/b)

Sumber: http://www.poskota.co.id




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5699