Warga Australia terinfeksi HIV karena rajah di Bali
Tanggal: Tuesday, 27 December 2011
Topik: HIV/AIDS


Radio Australia, 24 Desember 2011

Departemen Kesehatan Negara Bagian Australia Barat memperingatkan warga agar jangan melakukan perajahan atau tato di luar negeri, sesudah terbukti seorang warga Australia terinfeksi HIV di Bali.

Wartawan RA melaporkan, korban diberitahu telah terinfeksi virus HIV sesudah menjalani pemeriksaan darah sekembalinya dari Bali ke Australia Barat.

Pimpinan Departemen Kesehatan Negara Bagian Australia Barat menerangkan, industri perajahan di tempat-tempat seperti Bali tidak dipantau secara seksama sementara peralatan yang digunakan juga tidak aman seperti di Australia.

Masyarakat, katanya, sudah sering diperingatkan mengenai hal ini.

Namun, tetap saja ada yang melakukan perajahan dan penindikan di Bali.

Baru pertama kali ini Departemen Kesehatan Negara Bagian Australia Barat dilapori mengenai seorang warga yang terinfeksi HIV karena perajahan di Bali.

Sementara itu, Dewan AIDS Australia Barat mengatakan, wisatawan harus menyadari betul keadaan setempat apabila melakukan hubungan seks atau penindikan atau perajahan.

Sumber: http://www.radioaustralia.net.au




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5706