Batam Siapkan Anggaran Khusus HIV/AIDS
Tanggal: Tuesday, 27 December 2011
Topik: HIV/AIDS


JPNN.com, 26 Desember 2011

BATAM - Banyaknya kasus HIV-AIDS di Kota Batam menjadi perhatian khusus DPRD Batam. Mereka mengusulkan anggaran khusus dalam APBD 2012 untuk pencegahan penyakit mematikan itu.

Anggota Komisi IV DPRD Batam, Rusmini Simorangkir, mengatakan usulan angaran ini akan disisipkan dalam rencana kerja anggaran (RKA) Dinas Pendidikan Kota Batam tahun anggaran (TA) 2012 mendatang. Anggaran tersebut rencananya untuk kegiatan sosialisasi dan penyuluhan HIV-AIDS bagi pelaja SLTP dan SLTA di Batam.

"Banyak yang belum paham, bagaimana penyakit HIV-AIDS menular. Kebanyakan orang beranggapan HIV menular melalui hubungan seks, faktanya tidak seperti itu," kata Rusmini seperti dikutip Batam Pos.

Politisi Partai Golkar ini menjelaskan, estimasi anggaran sekitar Rp175 juta. Secara umum anggaran tersebut untuk kegiatan penyuluhan dan sosialisasi HIV-AIDS di sekolah-sekolah sebanyak sepuluh kali dalam setahaun. "Sekali kegiatan jumlah pesertanya sekitar 100 siswa," katanya.

Ditambahkan, kegiatan penyuluhan ini rencananya akan menggandeng Komisi Penanggualan AIDS (KPA) Kota Batam. Alasannya, KPA dinilai lebih fokus pada pencegahan dan penaggulangan HIV-AIDS ketimbang instansi terkait lainnya yang fokus pada pengobatan.

"Teknisnya, anggaran ini nantinya bisa satu nomenklatur dengan anggaran penanggulangan narkoba di Disdik Kota Batam," kata Rusmini.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Muslim Bidin, menyambut baik usulan ini. Namun Muslim menyarankan supaya usulan tersebut disampaikan ke Dinas Kesehatan saja.

"Saya pikir tidak terlalu sulit (diakomodir). Tapi baiknya ke Dinkes saja," ujar Muslim.

Sebelumnya, KPA Batam merilis temuan yang mengejutkan. Selama periode Januari-September 2011, KPA Batam menemukan 271 kasus HIV-AIDS baru di Batam. Parahnya lagi, dari jumlah tersebut sebanyak 101 orang dinyatakan positif acquired immunodeficiency syndrome (AIDS).

"Hubungan seks dengan pekerja seks komersial (PSK) menjadi faktor utama perkembangan HIV di Batam. Persentasenya mencapai 42 persen," kata Ketua Sekretariat Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Batam, Pieter Pureklolong, belum lama ini. (par/jpnn)

Sumber: http://www.jpnn.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5713