Penggunaan Kondom Diprediksi Meningkat
Tanggal: Thursday, 29 December 2011
Topik: Narkoba


Pontianak Post, 29 Desember 2011

KETAPANG – Untuk mengantisipasi meningkatnya aktivitas seksual pada malam puncak pergantian tahun beberapa waktu mendatang, saat ini Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Ketapang pun menyediakan 16.848 kondom sebagai antisipasi malam tahun baru. Penyediaan kondom tersebut sebagai upaya pencegahan penularan penyakit menular seperti infeksi menular seksual (IMS) dan HIV.

Pengelola Logistik dan Staf Pencegahan HIV Melalui Transmisi Seksual (PMTS) KPA Ketapang Raden Abdillah mengatakan berdasarkan pengalaman sebelumnya, banyak kalangan yang datang ke KPA untuk meminta kondom. Bahkan di antaranya, menurutnya, ada yang masih ABG. “Biasanya untuk mendapat kondom sebagian ABG tersebut lebih memilih membeli kondom di apotek daripada mendapatkannya di KPA, dengan alasan malu,” ujarnya. Dia begitu menyayangkan jika masih ada sebagian dari ABG tersebut menginginkan kondom yang ada di KPA, tetapi kebanyakan melalui teman-temannya.

Abdillah menilai umumnya para remaja tersebut menggunakan kondom, bukan karena menghindari IMS atau HIV, namun lebih kepada menghindari hamil di luar nikah. Walau menyediakan kondom secara gratis, dikatakan Abdullah bahwa mereka tak lantas memberikan kondom kepada setiap orang. Tapi melalui 88 outlet kondom yang tersebar di seluruh Kabupaten Ketapang. Meski begitu, ia tak memungkiri jika ada yang meminta langsung ke KPA. Hanya saja, dengan alasan tertib administrasi, nama dan jumlah kondom akan dicatat. “Itu salah satu bentuk upaya KPA Ketapang mencegahnya ifeksi menular seksual, terutama HIV/AIDS,” kata dia. Abdillah memprediksi berdasarkan pengalaman sebelumnya, jelang pergantian tahun kebutuhan akan kondom cukup tinggi. Dari jumlah yang tersedia di KPA, dia memprediksi 40 persen kodom akan terpakai. (ash)

Sumber: http://www.pontianakpost.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5735