Penderita HIV/AIDS di Jaksel Capai 37 orang
Tanggal: Thursday, 05 January 2012
Topik: HIV/AIDS


BERITAJAKARTA.COM, 05 Januari 2012

Penderita HIV/AIDS di wilayah Jakarta Selatan masih tergolong tinggi. Berdasarkan Data Surveilans Epidemiologi HIV/AIDS Dinas Kesehatan DKI Jakarta, penderita HIV/AIDS tahun 2011 mewncapai 37 orang. Jumlah ini meningkat dibanding tahun tahun 2010 yang terdapat satu penderita HIV.

"Untuk yang terkena HIV 28 orang, dan AIDS 9 orang. Ini meningkat drastis daripada 2010 yang hanya 1 orang penderita HIV," terang Hakim M Siregar, Kepala Sukudinas Kesehatan Jakarta Selatan, Kamis (5/1).

Data tersebut mengklasifikasikan penderita HIV/AIDS berdasarkan faktor risiko yaitu heteroseksual HIV 18 orang AIDS 6 orang, Perinatal HIV 2 orang, dan pengguna narkotika suntik HIV 8 orang AIDS 3 orang. "Jadi yang banyak itu adalah disebabkan berganti-ganti pasangan, dan yang kedua penggunaan jarum suntik untuk narkoba," katanya.

Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Jakarta Selatan Ally Rhiza mengatakan instansinya masih belum bisa melansir data penderita HIV/AIDS 2011 di Jaksel. "Masih diproses di KPA Provinsi, kita belum tahu jumlah pastinya," ujarnya.

Namun data KPA Jaksel untuk tahun 2010, lanjut Ally, penderita positif HIV di Jakarta Selatan mencapai 177 orang. Sedangkan untuk yang positif AIDS ada 195 orang. ""Data tersebut kita dapat dari inventarisasi komunitas yang berisiko tinggi di Jakarta Selatan," tutur Ally.

Inventarisasi dari komunitas risiko tinggi HIV/AIDS 2011 di Jakarta Selatan, yakni wanita pekerja seks (WPS) langsung sebanyak 1.472 orang, pasangan WPS langsung sebanyak 1.307 orang, WPS tidak langsung (sembunyi) 4.000 orang, pasangan WPS tidak langsung 2.000 orang, laki suka laki sebanyak 6.808 orang, gay sebanyak 6.665 orang, waria sebanyak 451 orang, serta pengguna narkoba melalui jarum suntik sebanyak 2.053 orang.

Sumber: http://www.beritajakarta.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5762