Selama 2011, Sebanyak 2.608 Warga Kamboja Tewas Karena AIDS
Tanggal: Monday, 09 January 2012
Topik: Narkoba


Suara Pembaruan, 05 JAnuari 2012

[PHOM PENH] Otoritas Kamboja memperkirakan 2.608 warganya meninggal akibat HIV/AIDS pada 2011, turun 11 persen dari 2.943 orang pada tahun sebelumnya, kata Sekretaris Jenderal Otoritas AIDS Nasional, Dr. Teng Kunthy, Kamis (5/1).

Ia mengatakan, di antara 2.608 orang yang meninggal tahun lalu, sebanyak 2.484 adalah warga yang berusia di atas 15 tahun, sementara 124 lagi anak-anak. Pada tahun sebelumnya, dari 2.943 kasus, 160 anak meninggal sedangkan 2.783 dari mereka berusia di atas 15 tahun.

Teng memaparkan bahwa angka penjangkitan tahun lalu juga menurun 12 persen menjadi 1.517, termasuk 191 anak. Setahun sebelumnya tercatat 1.726 orang terjangkit penyakit berbahaya tersebut, termasuk 256 anak-anak.

"Kami melihat hasil yang baik dari upaya kami dalam memerangi HIV/AIDS, namun kami belum puas dengan itu dan berharap penurunan akan terus berlanjut setiap tahun," katanya kepada kantor berita China, Xinhua.

Saat ini, diperkirakan sebanyak 75.000 warga Kamboja di 60.000 rumah tangga hidup dengan HIV/AIDS, menurut survei Program Pembangunan Perserikatan Bangsa Bangsa (UNDP) yang dilakukan pada 2011 guna meneliti dampak sosio ekonomi HIV di Kamboja. Sebanyak 96,7 persen dari mereka telah menjalani terapi anti- retroviral. [Ant/L-8]

Sumber: http://www.suarapembaruan.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5764