Pengidap HIV/AIDS di Mimika Terbanyak di Papua
Tanggal: Monday, 09 January 2012
Topik: HIV/AIDS


Gatra, 06 Januari 2012

Jayapura - Kabupaten Mimika saat ini tercatat sebagai daerah yang memiliki pengidap HIV/AIDS terbanyak di Papua, yakni lebih dari 2 ribu penderita.

Humas Komisi Penanggulangan AIDS Daerah Papua, Dewi Wulandari, mengatakan, di Jayapura, Jumat (6/1), dari 12 kabupaten/kota yang penduduknya sudah tertular HIV/AIDS, Kabupaten Mimika menduduki peringkat pertama dengan 2.180 penderita.

Sementara itu Kota Jayapura 1.914 penderita, Nabire 1.912 orang, Merauke 1.711 orang, Jayawijaya 1.479 orang, dan Kabupaten Jayapura 726 orang.

Kabupaten Biak sebanyak 598 orang, Kab.Yapen 204 orang, Kab.Paniai 196 penderita, Kab.Mappi 77 penderita, Kab.Keerom 22 penderita,dan Kabupaten Puncak Jaya 10 penderita.

Menurutnya, pengidap HIV/AIDS di Papua tercatat 10.522 orang yang terdiri dari HIV sebanyak 4.331 orang, dan AIDS 6.189 orang. Dari jumlah tersebut 729 orang telah meninggal dunia.

Meningkatnya jumlah pengidap HIV/AIDS, kata Dewi, disebabkan masih tingginya masyarakat yang melakukan sek bebas dan berganti pasangan yakni mencapai 10.004 orang, menyusul penularan dari ibu hamil yang mengidap HIV/AIDS kepada bayinya (perinatal) 189 kasus, bi-seksual 19 kasus, homo seksual 17 kasus, suntik narkoba enam kasus dan transfusi darah empat kasus.

Sedangkan 289 kasus lainnya tidak diketahui proses penularannya, jelas Dewi Wulandari.

Ditambahkan, penderita virus yang hingga kini belum ada obatnya itu paling banyak menjangkiti mereka yang berusia 25 hingga 49 tahun yakni tercatat 5.801 orang, usia 20- 24 tahun sebanyak 2.264 orang, kemudian usia 15-19 tahun 984 orang, usia satu-14 tahun 217 orang dan kurang dari 1 tahun tercatat 52 orang.

Dari 10.552 orang pengidap HIV/AIDS baru 2.180 orang di antaranya yang mengkonsumsi obat untuk meningkatkan daya tahan tubuh anti retra virus (ARV). [TMA, Ant]

Sumber: http://www.gatra.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5769