Vaksin AIDS untuk Monyet Beri Harapan bagi Manusia
Tanggal: Tuesday, 10 January 2012
Topik: Narkoba


Fajar Online, 09 JAnuari 2012

SEBUAH terobosan baru dilakukan para ilmuwan untuk melawan AIDS. Mereka mengembangkan vaksin baru yang sebagian dalam melindungi monyet dari infeksi mirip dengan HIV.

Para peneliti di University of Utah School of Medicine menemukan, bahwa monyet rhesus yang menerima vaksin baru lebih kecil 80 hingga 83 persen kemungkinannya terinfeksi dengan Simian immunodeficiency virus (SIV), virus yang erat terkait dengan HIV, ketika terkena itu.

Vaksin percobaan ini direkayasa untuk memicu sistem kekebalan tubuh monyet untuk melawan virus. Peneliti pun kini memelajari efek dari vaksin SIV pada kera sebagai cara untuk memahami bagaimana mengembangkan vaksin HIV pada manusia.

Ini merupakan langkah penting menuju vaksin HIV, kata Adam Spivak, seorang peneliti HIV. "Studi ini menunjukkan bahwa sistem kekebalan tubuh dapat dipersiapkan untuk merespons dan sebagian mengontrol infeksi virus yang meniru penularan HIV-1 pada manusia," kata Spivak, sebagaimana dilansir Times of India, Senin (9/1/2012).

Pada awal penelitian, yang diterbitkan dalam jurnal Nature, sebanyak 40 monyet disuntik dengan vaksin eksperimental dan vaksin plasebo, kemudian diberi booster shot (dosis tambahan vaksin yang diperlukan secara berkala untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh) selama enam bulan.

Para peneliti menemukan, bahwa mereka yang diberikan vaksin eksperimental memiliki jumlah lebih rendah virus dalam darahnya dibandingkan mereka yang diberikan plasebo.

Sumber: http://www.fajar.co.id




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5779