MUI Tangsel Tolak Pembagian Kondom Gratis di Lokalisasi
Tanggal: Wednesday, 11 January 2012
Topik: Narkoba


Berita8.com, 10 Januari 2012

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang Selatan, Banten, menolak program Dinas Kesehatan terkait pembagian 12.500 alat kontrasepsi ke sejumlah tempat prostitusi.

"Pembagian alat kontrasepsi tersebut itu sama saja melegalkan keberadaan wanita pekerja seks (WPS) di Kota Tangsel," kata Sekretaris MUI Kota Tangerang Selatan, Abdul Rozak di Tangerang, Selasa (10/1/2012).

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan akan menyebarkan 12.500 alat kontrasepsi ke sejumlah tempat prostitusi sebagai bentuk pencegahan penyebaran HIV/Aids di Kota Tangerang Selatan.

Selain melakukan pembagian 12.500 alat kontrasepsi, Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan pun akan melakukan survei untuk mendata jumlah wanita malam itu.

Abdul Rozak menuturkan, pembagian alat kontrasepsi tidak sesuai dengan moto Kota Tangerang Selatan yakni cerdas, modern dan relijius.

Apabila pembagian tersebut dilakukan, menurut Rozak, maka jumlah populasi wanita pekerja seks di Kota Tangerang Selatan akan terus bertambah.

Apalagi, Tangsel merupakan daerah penyangga yang berbatasan dengan daerah Jakarta, Depok, Bogor dan Bekasi.

"Kami pesimis bila pembagian alat kontrasepsi akan mencegah HIV/AIDS," pungkasnya. (ans/aef)

Sumber: http://www.berita8.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5784