Prajurit TNI di Lebanon Ikuti Pembinaan Mental dan Disiplin
Tanggal: Thursday, 12 January 2012
Topik: Narkoba


TRIBUNNEWS.COM, 12 Januari 2012

Satuan tugas Batalyon Mekanis TNI Konga XXIII-F/UNIFIL melaksanakan kegiatan Conduct and Dicipline Training Internal Satgas, semacam penyuluhan terpadu bertempat di Ruub Hall Markas Indobatt UN Posn 7-1, Ashid Al Qusayr, Rabu (11/01/2011).

Kegiatan ini untuk membina kondisi mental dan profesionalitas prajurit. Acara dihadiri oleh sekitar 215 personel Satgas yang sedang tidak berdinas khusus, baik anggota dari Mayon maupun Kompi-kompi jajaran Satgas termasuk seluruh Perwira Staf dan para Komandan Kompi.

Perwira Penerangan Satgas Konga XXIII-F/UNIFIL, Lettu Inf Suwand, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut terhadap sosialisasi hasil integrated Induction Training UNIFIL yang diterima oleh para perwira yang ditunjuk sebagai penyaji materi.

Materi yang diberikan yaitu materi Penegakan Disiplin dan Tata Tertib disajikan oleh Perwira Polisi Militer (PM) Mayor Cpm Tatit, materi Kesehatan oleh Lettu Kes dr Langgeng, tentang Kas atau keuangan disampaikan oleh Kapten Cku Riko, materi Hukum oleh Mayor Chk Arief dan materi Pembinaan Mental disampaikan oleh Mayor Chk Hendry.

Penyampaian materi diawali oleh Perwira PM, yang menyampaikan tentang penegakkan disiplin dan tata tertib serta aturan-aturan kemiliteran dasar bagi prajurit TNI yang tidak boleh luntur walaupun saat ini bertugas dalam misi Perdamaian di Lebanon.

Selanjutnya materi kesehatan menyampaikan tentang bahayanya penyakit HIV/Aids bagi prajurit dalam penugasan misi di Lebanon, bagaimana penularannya, ekses penderita maupun keluarga hingga bahaya kematian bagi yang terjangkit.

Usai ceramah kesehatan dilanjutkan dengan penyampaian perwira keuangan tentang hak-hak prajurit yang berkaitan dengan penerimaan keuangan, dengan harapan prajurit akan mengerti hak-hak yang diterimanya sudah sesuai ketentuan.

Dilanjutkan dengan ceramah hukum, menyampaikan tentang hal-hal yang berkaitan dengan pelanggaran hukum bagi prajurit UN (United Nations) yang melaksanakan pelanggaran di daerah misi.

"Bagi pelanggar akan dikenakan hukuman sesuai tingkat pelanggaran yang dilakukan sampai dengan Repatriasi (dipulangkan sebelum misi selesai)," katanya.

Penceramah terakhir diberikan oleh Perwira Bintal yang sekaligus sebagai Kordinator penyelenggara, menyajikan materi tentang peningkatan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Dansatgas Letkol Inf Suharto Sudarsono didampingi Wadansatgas Letkol Mar FJH Pardosi yang hadir pada acara tersebut mengatakan kegiatan ini merupakan program yang dilaksanakan sebulan sekali. Tujuannya guna memelihara mental dan moril serta profesionalitas personel Satgas.

"Dan merupakan bentuk preventif terhadap terjadinya suatu pelanggaran yang dapat dilakukan oleh personel,” tegasnya.

Sumber: http://www.tribunnews.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5789