LKMKRS Kampanye Aids untuk Karyawan
Tanggal: Monday, 16 January 2012
Topik: Narkoba


FAJAR, 12 Januari 2012

MAKASSAR -- Peningkatan HIV AIDS di Sulsel meningkat dari tahun ke tahun. 2011 lalu, pencapaiannya mencapai 4.908 orang yakni 1.143 orang yang menderita HIV dan 1.565 orang Aids. Dalam waktu 3-10 tahun mendatang penyakit HIV/Aids ini akan membebani layanan kesehatan dan meningkatkan pengeluaran negara maupun perusahaan.

Usia yang paling dominan terkena HIV/Aids yakni umur 20-49 tahun dan sebagian besar tenaga kerja perusahaan. Tenaga kerja yang terjangkit HIV/Aids akan berdampak buruk kepada perusahaan karena menurunnya peroduktivitas karyawan bersangkutan.

Ini terungkap dalam pertemuan Lembaga Konsultasi Manajemen Kesehatan dan Rumah Sakit (LKMKRS) dengan Kanwil 8 Jamsostek dan Kementerian Tenaga Kerja di Graha Pena Lantai 9 Rabu, 11 Januari kemarin.

Direktur LKMKRS, Dr Muhammad Asri Amin MPH mengatakan, para pekerja harus diberi pemahaman mengenai bahaya-bahaya yang ditimbulkan HIV AIDS terutama meberikan informasi mengenai media-media apa yang bisa menularkan HIV AIDS ini.

"Pemahaman para pekerja mengenai HIV AIDS masih kurang, jadi perlu diberikan pemahaman untuk mencegah penyakit mematikan ini. Dengan pemahamannya para tenaga kerja ini mengenai HIV AIDS, terciptanya kondisi kerja yang bebas penularan HIV AIDS maupun dampak penyakit lainnya," tutur Asri.

Sementara itu, Kanwil 8 Jamsostek yang diwakili Walter sangat mendukung apa yang akan dilakukan LKMKRS ini karena membantu para pekerja untuk hidup bebas dari HIV AIDS.

"Saya kira apa yang akan dilakukan LKMKRS sangat baik ya karena itu salah satu bentuk kepedulian terhadap para pekerja," tutur Walter. (wan/pap)

Sumber: http://www.fajar.co.id




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5794