Pemkab Gelar Rakordis KPHD Se-Kukar Dorong LSM Monitoring Penanggulangan HIV/AID
Tanggal: Monday, 16 January 2012
Topik: HIV/AIDS


Kaltim Post, 13 Januari 2012

TENGGARONG - Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar rapat koordinasi (Rakordis) penyusunan strategi dan rencana aksi Komisi Penanggulangan HIV/AIDS Daerah (KPHD) se-Kukar, Rabu (11/1) lalu di Pondok Jajak Indah (PJI) Tenggarong. Kegiatan tersebut dibuka Asisten IV Sekkab Kukar H Bahrul, dihadiri beberapa camat, KPHD kecamatan, sejumlah SKPD, dan pengurus KPHD Kukar.

Bupati Kukar Rita Widyasari dalam sambutannya yang disampaikan Bahrul menyebutkan bahaya dampak yang ditimbulkan HIV/AIDS. Menurut dia, pemerintah telah mengambil langkah strategis dengan peraturan Kemendagri RI No. 20/2007 tentang pedoman umum pembentukan KPHD dan pemberdayaan masyarakat dalam rangka penanggulangan HIV/AIDS di daerah.

Dengan terbentuknya KPHD Kukar, lembaga ini memiliki tugas dan fungsi yang sangat strategis dan mulia, yakni mengoordinasikan perumusan penyusunan kebijakan, strategis dan langkah-langkah yang diperlukan dalam rangka penanggulangan HIV/AIDS sesuai kebijakan, strategi dan pedoman yang ditetapkan KPHD nasional, Selain itu juga berfungsi untuk memimpin, mengelola, mengendalikan, memantau, dan mengevaluasi pelaksanaan penanggulangan HIV/AIDS di Kukar. Selanjutnya mengimbau, menggerakkan, menyediakan, dan memanfaatkan sumber daya dari pusat, daerah, masyarakat dan bantuan luar negeri secara efektif dan efisien untuk penanggulangan HIV/AIDS.

Kemudian mengoordinasikan pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing instansi yang tergabung dalam keanggotaan KPHD kabupaten/kota, mengadakan kerja sama regional dalam rangka penanggulangan HIV/AIDS, menyebarluaskan informasi mengenai upaya penanggulangan HIV/AIDS kepada aparat dan masyarakat, Memfasilitasi pelaksanaan tugas-tugas camat dan pemerintah desa/kelurahan dalam penanggulangan HIV/AIDS, mendorong terbentuknya LSM atau kelompok peduli HIV/AIDS, serta melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan penanggulangan HIV/AIDS dan menyampaikan laporan secara berkala maupun berjenjang kepada KPHD nasional.

"Saya mengimbau kepada semua pihak untuk bersama-sama, bahu-membahu memerangi HIV/AIDS dengan cara saling mengingatkan kepada warga dan masyarakat di sekitar tempat tinggal kita," ujar Bahrul.

Sebab bahaya HIV/AIDS yang sampai saat ini belum ada obatnya, dan merupakan penyakit mematikan nomor 1 di dunia, diperlukan gerakan nyata dari masyarakat, pemerintah dan swasta untuk terus memberikan dukungan kepada KPHD Kukar.

Sementara Ketua Panitia Supriyanto menuturkan, dasar pelaksanaan kegiatan ini adalah Peraturan Presiden RI No.75/2006 tentang KPHD Nasional, Peraturan Mendagri No.20/2007 tentang pedoman umum pembentukan KPHD dan pemberdayaan masyarakat dalam rangka penanggulangan HIV/AIDS di daerah. (hmp05)

Sumber: http://www.kaltimpost.co.id




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5797