Perlu Kondom untuk Izin Film
Tanggal: Monday, 16 January 2012
Topik: Narkoba


Surabaya Post, 14 Januari 2012

Los Angeles - Produser yang ingin mengajukan permohonan izin pembuatan film di Los Angeles siap-siap menyertakan kondom jika ingin izinnya turun. Kondom akan menjadi syarat utama untuk perizinan tersebut, tapi khusus untuk pembuatan film porno.

Dewan Kota Los Angeles akan memberlakukan aturan baru soal persetujuan izin untuk para produser film porno tersebut. Nantinya setiap pemain porno juga wajib mengenakan kondom saat syuting film.

Saat ini rancangan aturan sedang dalam penggodokan. Kemungkinan aturan ini bisa selesai pada pekan depan.

Badan Pemerhati Penyebaran AIDS mendesak Dewan Kota segera menyetujui rancangan ini. Namun aturan ini ditentang Koalisi Kebebasan Bersikap dan Asosiasi Industri Pornografi. “Peraturan tentang film itu akan merusak standar industri yang efektif serta membuat pemerintah ke wilayah baru yang berbahaya,” kata Diane Duke, Direktur Eksekutif Koalisi.

Dia berkilah industri porno memiliki tingkat rendah penyakit menular seksual dan belum ada penularan HIV di industri dalam lima tahun.

Sebelumnya seorang aktor porno didiagnosis terjangkit HIV-positif pada Desember 2010 setelah bekerja di film porno gay selama beberapa bulan. Aktor tersebut mengatakan ia tertular penyakit melalui lawan mainnya.

Lembaga film Los Angeles yang mengeluarkan izin untuk pengambilan gambar mengatakan sekitar 5 persen dari 45.500 izin per hari adalah izin untuk film porno. dim, tmp

Sumber: http://www.surabayapost.co.id




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5805