Pemkab Sergai bertekad wujudkan MDGs
Tanggal: Monday, 16 January 2012
Topik: Narkoba


Waspada Online, 15 Januari 2012

SERGAI - Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara bertekad mewujudkan pencapaian tujuan pembangunan milenium atau millennium development goals/MDGs sebelum akhir tahun 2015.

Bupati Serdang Bedagai, Erry Nuradi di Sei Rampah, mengakui bahwa untuk mewujudkan percepatan pencapaian target MDGs di daerah itu mutlak dibutuhkan kerja keras dari segenap elemen masyarakat.

"Pencapaian MDGs harus melalui komitmen bersama dan kerja sama dengan seluruh elemen masyarakat," katanya.

Kerja sama tersebut telah diterapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serdang Bedagai dengan berbagai lembaga non pemerintah, di antaranya Aceh Development Coordination Forum (ADCF).

Melalui program kerja sama tersebut, Erry berharap masing-masing lembaga non pemerintah tersebut dapat berperan membantu mendatangkan bantuan dana dari luar negeri.

Bantuan dana tersebut mutlak dibutuhkan untuk mendukung sejumlah program sosial kemasyarakatan dan pencapaian delapan sasaran MDGs di Serdang Bedagai hingga tahun 2015.

Sasaran MDG¿s di daerah itu, antara lain menurunkan proporsi penduduk miskin, mencapai pendidikan yang lebih baik, mengembangkan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan, menurunkan angka kematian anak, meningkatkan kesehatan ibu dan memerangi HIV/AIDS, malaria dan penyakit menular lain.

Selain itu, menjamin kelestarian lingkungan hidup serta mengembangkan kemitraan global untuk pembangunan.

Dia menambahkan, bahwa kemiskinan merupakan masalah yang lazim dihadapi setiap daerah khususnya daerah yang memiliki masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir pantai, seperti di Serdang Bedagai.

"Banyak permasalahan pelik yang terjadi di masyarakat, salah satunya adalah dalam menanggulangi masalah kemiskinan," tambahnya.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemkab Serdang Bedagai telah menyusun dan merealisasikan sejumlah agenda kerja yang berorientasi kepada upaya penanganan masalah kemiskinan.

Namun belum semua agenda kerja itu masih belum bisa seluruhnya direalisasikan oleh Pemkab Serdang Bedagai, karena dana yang tersedia relatif terbatas.

Sementara dana konvensional yang berasal dari alokasi anggaran pemerintah pusat, pajak, dana bagi hasil dan pendapatan asli daerah masih belum cukup untuk mendanai dan menyelesaikan berbagai permasalahan sosial kemasyarakat yang dihadapi.

Menyikapi kendala tersebut, menurut dia, mutlak diperlukan kreativitas dalam mencari sumber bantuan dana, antara lain dari dalam negeri yang bersumber program coorporate social responsibility (CSR) dan bantuan luar negeri.

Sumber: http://www.waspada.co.id




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5808