Sekolah Rawan HIV/AIDS
Tanggal: Monday, 16 January 2012
Topik: HIV/AIDS


Info Publik, 16 Januari 2012

Mamuju - Pergaulan bebas yang semakin marak di berbagai daerah di Indonesia dapat menimbulkan dampak negatif terhadap generasi muda, terutama pada lingkungan sekolah dan salah satu dampak negatif yang dapat menyerang pada lingkungan sekolah adalah HIV/AIDS.

HIV/AIDS adalah salah satu penyakit yang sangat berbahaya, bahkan dapat menimbulkan kematian. Hingga kini, seluruh dokter di dunia belum mampu menciptakan obat mujarab untuk menangani penyebaran penyakit ini.

Kepala Sub Bidang Perencanaan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Mamuju, Qaimuddin, mengatakan dalam sosialisasi bahaya HIV/AIDS di aula Disdikpora Mamuju sangat disayangkan bila ada generasi Muda di Mamuju yang terjangkit penyakit mematikan itu.

Penyebaran HIV/AIDS di Mamuju memang cukup rawan, sebab Mamuju merupakan daerah baru berkembang dan mulai bemunculan berbagai tempat hiburan malam yang kerap menjadi biang penyebaran HIV/AIDS.

“Kami memberikan sosialisasi pada sejumlah pihak sekolah seperti kepala sekolah, guru dan bendahara. Sosialisasi yang diberikan untuk peningkatan manajemen sekolah, serta masalah siswa untuk menghindari bahaya HIV/AIDS, narkoba,” kata Qaimuddin saat ditemui di kantornya, Sabtu (14/1) .

Qaimuddin mengatakan, untuk mengantisipasi agar siswa terhindar dari bahaya narkoba dan HIV/AIDS, pihak sekolah harus berperan penting dengan memberikan pemahaman pada siswa.

“Kami meminta kepada guru untuk memberikan pemahaman pada peserta didiknya tentang bahaya HIV/AIDS, dan narkoba. Kami juga ingin ada pembentukan karakter siswa,” tuturnya.

Sosialisasi HIV/AIDS ini akan dilakukan pada 600 sekolah di 16 kecamatan se-Mamuju. Qaimuddin berharap, pihak sekolah dapat menerapkan yang telah didapat dalam sosialisasi tersebut. (MC Sulbar/toeb)

Sumber: http://www.bipnewsroom.info




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5809