Waduh, Kasus Perkosaan Tertinggi Terjadi di Rumah
Tanggal: Thursday, 26 January 2012
Topik: Narkoba


okezone.com, 26 Januari 2012

TINGGINYA kasus perkosaan di dalam angkutan umum akhir-akhir ini, ternyata jumlahnya masih tidak lebih tinggi dari kasus perkosaan yang terjadi di dalam rumah sendiri.

Ancaman perkosaan memang selalu mengintai setiap waktu. Selain di tempat umum, rumah pun menjadi lokasi tertinggi terjadinya perbuatan biadab tersebut. Bahkan mirisnya, pemerkosaan yang mengancam tersebut banyak dilakukan anggota keluarga, saudara, dan kekasih sehingga membuat wanita tidak nyaman berada di dalam rumah.

“Berdasarkan data yang dimiliki Kemenkes, 70.115 kasus perkosaan terjadi di dalam rumah. Wanita bisa saja diperkosa oleh pacar, suami, orangtua, maupun saudara sendiri,” kata Baby Jim Aditya MPsi MCH CHt, aktivis untuk AIDS pada seminar bertajuk “Getting To Zero 2015: Melindungi Keluarga dan Perempuan Indonesia dari Infeksi HIV/AIDS, Sanggupkah?” di Candi Singasari, Hotel Sahid, Jakarta, Rabu (25/1/2012).

Data tersebut diikuti oleh 22.285 kasus ancaman perkosaan dan 1.561 kasus perkosaan yang dilakukan selama masa berpacaran.

“Bahkan, ada anak TK yang sudah di- ‘kobel-kobel’ pamannya sendiri di rumah. Kalau sudah begini, dunia yang aman buat wanita itu dimana?” imbuh ketua Partisan (Partisipasi Kemanusiaan) Club ini.

Dijelaskan Baby, wanita memang selalu menjadi korban karena pria merasa memiliki kuasa lebih dari kaum hawa.

“Hal itu didukung karena maskulinitas mereka dan konsep patrialisme yang diusung Indonesia,” tutupnya. (ind) (tty)

Sumber: http://lifestyle.okezone.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5871