Menghisab Diri
Tanggal: Wednesday, 08 February 2012
Topik: Narkoba


Harian Equator, 06 Februari 2012

Tahun 2012 terus melaju tak kenal henti sejak melewati pukul 24.00 tanggal 31 Desember 2011. Ia akan menjadi masa lalu mulai pukul yang sama pada 31 Desember 2012 nanti, masih cukup lama. Namun apakah Anda tetap akan bersamanya sampai batas akhirnya itu, ataukah akan terhenti di tengah jalan karena “dipanggil menghadap” oleh Dia?

Melihat, mendengar, memirsa, membaca, atau mungkin mendiskusikan apa-apa yang terjadi pada tahun 2011 dan tahun-tahun sebelumnya, sungguh perasaan menjadi miris, sedih, prihatin, meskipun tentu saja ada yang membuat bahagia, gembira, optimis, dan penuh harapan untuk lebih berbuat banyak ke depan.

Banyak diberitakan jumlah prostitusi yang meningkat dengan berbagai trik yang dilakukan, meski tak harus di tempat lokalisasi. Dan penderita penyakit AIDS/HIV pun jumlahnya cenderung bertambah.

Ketika membeli suatu barang dengan berat tertentu pada suatu tempat, dan kemudian dicek di rumah, ternyata beratnya tidak sesuai, terdapat pengurangan berat yang cukup berarti. Mau dikembalikan ke penjual? Khawatir akan terjadi pertengkaran.

Tatkala pendapatannya meningkat dan sudah wajib zakat, ternyata ada pihak-pihak yang berkeberatan membayar zakat dengan berbagai alasan. Padahal mereka mengetahui bahwa hukum mengeluarkan/membayar zakat itu adalah wajib. Dari sisi penerima zakat, entah mengapa, mereka yang seharusnya membayar zakat justru ada yang diberi hasil pembagian zakat.

Selanjutnya, bila diamati, kini sebagian orang sudah tidak merasa malu lagi untuk mengingkari janji-janji yang pernah diucapkan di hadapan khalayak ramai. Amanah yang diterima, mereka khianati tanpa merasa bersalah, atau dengan mencari alasan pembenaran.

Yang lagi lebih memprihatinkan lagi, cukup banyak umat Islam yang tak mau berpegang dengan apa-apa yang diajarkan dalam Alquran dan hadis. Mereka lebih menghargai dan menggunakan hukum ciptaan manusia daripada hukum Allah. Apa reaksi Anda ketika membaca berita, ada terdakwa yang dengan terang-terangan mengakui membangun masjid dari uang hasil “bagi-bagi dana proyek”?

Mengakhiri tulisan ini, mari kita selalu berlindung kepada Dia, dan selalu menghisab/menghitung diri sendiri, sebelum perhitungan akhir nanti oleh Dia, dengan sebelumnya merenungi kian nyatanya kebenaran HR Ibnu Majah berikut ini, Rasul SAW bersabda, “Wahai kaum Muhajirin, ada lima hal yang membuat aku berlindung kepada Allah dan aku berharap tidak menimpa kalian. Pertama, bila perbuatan zina sudah dilakukan terang-terangan, maka mereka akan tertimpa bencana wabah dan penyakit yang tidak pernah ditimpakan kepada orang-orang sebelum mereka. Kedua, bila suatu kaum mengurangi takaran dan timbangan, mereka akan tertimpa paceklik, krisis ekonomi, dan kedurjanaan penguasa. Ketiga, bila suatu kaum menolak membayar zakat, mereka akan mengalami kemarau panjang (bumi menahan keberkahannya dari tanaman, buah-buahan dan semua barang tambang). Sekiranya tidak karena binatang, niscaya mereka tidak akan diberi hujan. Keempat, jika mereka mengkhianati amanah (perjanjian), Allah akan menaklukkan mereka di bawah musuh mereka. Kelima, jika para pemimpin mereka meninggalkan Alquran, maka Allah jadikan permusuhan antarmereka.” (AH090112)

Sumber: http://www.equator-news.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5944