Kalsel Segera Berlakukan Larangan Merokok
Tanggal: Wednesday, 08 February 2012
Topik: Narkoba


INILAH.COM, 07 Februari 2012

Banjarmasin - Beberapa waktu ke depan, masyarakat Kalsel tidak akan bisa lagi merokok sembarangan. Pasalnya, Pemprov dan DPRD Kalsel segera melarang merokok di tempat umum.

Untuk mendukung 'verboden' ini, Pemprov bersama DPRD Kalsel kini tengah menggodok rancangan peraturan daerah (raperda) Penyelenggaraan Kesehatan di Kalsel, yang salah satu pasalnya mengatur larangan tentang merokok di tempat umum.

Anggota Fraksi PKS DPRD PKS Budiman Mustafa mengungkapkan, draf Raperda Penyelenggaraan Kesehatan tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Kalsel.

“Sebab, Kalsel berkomitmen untuk meningkatkan Indek Pembangunan Masyarakat (IPM). Salah satu item yang menjadi fokus utama adalah kesehatan. Ini yang sekarang kita perjuangkan,” katanya, usai mengikuti Rapat Paripurna DPRD Kalsel.

Menurut Budiman, salah satu langkah untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat ialah dengan memberlakukan larangan merokok di kantor-kantor maupun fasilitas umum lainnya.

Ia mencontohkan, Pemprov DKI Jakarta dan Sumatera Selatan, merupakan provinsi yang telah menerapkan peraturan larangan merokok di fasilitas umum.

“Ini dilakukan dalam rangka melindungi masyarakat yang merupakan perokok pasif. Selain itu, dengan adanya larangan ini, kita berusaha agar kualitas udara Kalsel bisa terjaga,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Wakil Gubernur Kalsel H Rudy Resnawan menyatakan, Raperda Penyelenggaraan Kesehatan Kalsel tersebut dirancang untuk menjaga stabilitas kesehatan masyarakat Kalsel.

Selain memberlakukan larangan merokok di kawasan fasilitas umum, papar Wagub Rudy, Pemprov Kalsel berkomitmen meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

“Dalam raperda itu, diatur pula tentang usaha untuk mengurangi jumlah ibu dan bayi yang meninggal saat melahirkan. Selain itu, ada aturan tentang mekanisme penanganan terhadap penyakit menular, seperti HIV/AIDS,” bebernya.

Disinggung tentang sanksi bagi pelanggar aturan larangan merokok di tempat umum, Rudy menyatakan, hukuman yang diberikan masih bersifat administrasi. Tapi ada juga berupa hukuman badan.

“Insya Allah, apabila raperda ini telah disahkan menjadi Perda, maka akan segera diberlakukan tahun ini juga. Karena itulah, perlu komitmen semua pihak agar aturan ini bisa dijalankan dan dipatuhi semua pihak pula, demi meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Kalsel,” ujar Rudy. [mor]

Sumber: http://sindikasi.inilah.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5945