Padek Nominator Dahlan Iskan Award
Tanggal: Monday, 13 February 2012
Topik: Narkoba


Padang Ekspres, 13 Februari 2012

Surabaya — Harian Pagi Riau Pos (grup Padang Ekspres) berhasil menyabet penghargaan Dahlan Iskan Award 2012 kategori perwajahan koran umum terbaik. Sedangkan kategori karya tulis jurnalistik diraih Wahyu Ismir Jartha Kusuma (Pontianak Post) dengan judul tulisan ”Derita Gatal Puluhan Tahun” (serial 1-4) dengan hadiah Rp50 juta. Wartawan Padang Ekspres Gusriyono berhasil masuk nominator lewat karyanya ”Menyusuri Tambang Emas Rakyat”.

Penyerahan penghargaan ini dilaksanakan dalam acara Annual Meeting dan Malam Apresiasi Jawa Pos Media Group, di Hotel Empire Palace, Surabaya, Minggu (12/2) malam. Dahlan Iskan Award adalah ajang lomba jurnalistik bagi 100 lebih media di bawah naungan Jawa Pos Media Group. ”Namun dalam penilaian, selain tim penilai internal JPNN, juga melibatkan pihak luar seperti LPDS (Lembaga Pers Dr Soetomo, red),” ujar Ketua Tim Penilai Dahlan Iskan Award 2012, Rida K Liamsi yang juga Direktur Utama JPNN, malam tadi.

Dahlan Iskan Award yang rutin digelar setiap tahun ini, terbagi kepada tiga kategori lomba yakni karya tulis jurnalistik, foto jurnalistik dan desain halaman (perwajahan). Untuk perwajahan terbaik, selain Riau Pos berhasil membawa Rp25 juta, juga masuk nominasi Harian Umum Fajar, Jambi Independent, Pontianak Pos dan Sumatera Ekspres.

Kategori karya tulis jurnalistik juga masuk nominator Muhammad Nur ”Warga Berhala di Tengah Konflik” (Batam Pos), Nurali Mahmudi/Taufik A Habu ”Perselingkuhan PNS” (Tanjungpinang Pos), Slamet WY ”Menguak Fenomena Lesbian Tasik” (Radar Tasik), Nur Syahrullah/Susanto ”Jual Beli ASI di Batam” (Posmetro Batam), Muhammad Usman ”Senyerang Melawan Sinar Mas” (Posmetro Jambi), Felanans Genvrido Yosef ”Serial Ambruknya Jembatan Mahakam” (Kaltim Pos), Rully Prasetyo ”Ketika HIV/AIDS Menular pada Isteri” (Radar Kediri) dan Asep Sabar ”Demi Raskin, Diam itu Beras” (Radar Totabuan).

Untuk kategori foto diraih fotografer Jambi Ekspres, Muhammad Ridwan dengan judul karya ”Adu Jotos”. Ridwan pun berhak atas hadiah Rp35 juta. Adapun nominasi kategori ini adalah, Dani ”Digebuk” (Meteor), Ni Ketut Efrata Fransiska ”Belajar di Gedung Roboh” (Radar Bali), Nyannyan Julianna Teguh Pratama ”Mobil Box Terjun” (Radar Banten), Fathul Rakhman ”Gizi Buruk di Tanah Subur” (Lombok Post), Widiarso ”Terbalik” (Pekanbaru Pos), Andri M ”Ngarung Lumpur” (Posmetro Batam), Aries Yoga ”Renungan Hari AIDS Sedunia” (Radar Madiun), Evan Zumarli ”Terbakar” (Sumatera Ekspres), Said Mufti ”Kebakaran” (Riau Pos).

COO Riau Pos Divre Pekanbaru Sutrianto mengatakan, penghargaan ini semakin mengukuhkan pengakuan publik terhadap Riau Pos. ”Riau Pos harus bisa meningkatkan profesionalismenya. Kita tidak cukup hanya meraih penghargaan, paling penting bagaimana secara keseluruhan kita bisa memenuhi target usaha yang sudah ditetapkan,” ujarnya.

Selain pengumuman pemenang, acara malam tadi juga diisi dengan memberikan berbagai apresiasi terhadap media berkinerja baik di lingkungan Jawa Pos Media Group. Salah satu prestasi ditorehkan Pekanbaru MX (Padang Ekspres Group) berhasil menjadi koran terbaik pertama untuk kategori koran metro. Kategori penghargaan khusus ini juga diberikan kepada wartawan Jawa Pos, Bahari dengan liputan ”Berhaji Jalur Darat”. (fia/rpg)

Sumber: http://padangekspres.co.id




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5973