Mandul dalam Pelaksanaan
Tanggal: Tuesday, 14 February 2012
Topik: Narkoba


Padang Ekspres, 14 Februari 2012

Padang — Badan Legislasi (Baleg) DPRD Sumbar menilai masih banyak peraturan daerah (perda) yang belum dilaksanakan. Ini disebabkan beberapa persoalan, di antaranya jaminan anggaran atau pembiayaan dan peraturan gubernur untuk pelaksanaannya.

“Kadang ranperda yang diusulkan (dibuat) tersebut, tidak sinkron dengan aturan yang lebih tinggi. Kemudian, belum ada peraturan pelaksanaan dalam bentuk pergub, serta jaminan pembiayaan atau anggaran dalam pelaksanaan perda tersebut,” kata Ketua Baleg DPRD Sumbar, Hasranita.

Anggota Fraksi Demokrat ini mengatakan, ranperda juga banyak yang diusulkan karena hanya dituntut regulasi atau aturan yang lebih tinggi, sementara fasilitas untuk pelaksanaan perda tersebut belum tersedia. Begitu juga dengan sikap pemerintah kabupaten/kota yang tidak peduli dengan perda-perda yang dibuat pemprov.

“Kita ingin semua siap dengan segala yang dibutuhkan dalam pelaksanaan perda ini. Jangan hanya karena ingin mengatakan kepada orang di luar, bahwa Sumbar sudah punya perdanya. Keberhasilan pemerintahan tersebut bukan seberapa banyak regulasi dibuat, tetapi seberapa banyak yang telah dilaksanakan,” ujar anggota Komisi IV ini.

Untuk menunjang keberhasilan pemda melaksanakan perda-perda tersebut, Hasranita menginginkan setiap perda yang dibuat harus menyertakan jangka waktu pergubnya lahir. Sebab dengan ketentuan tersebut, bisa dijadikan patokan DPRD dalam pengawasan pelaksanaan perda-perda tersebut sesuai fungsi dewan.

Selama tahun 2012, DPRD bersama pemprov akan membahas 22 ranperda. Satu ranperda telah ditetapkan menjadi perda akhir Januari lalu, yaitu, perubahan Perda No 4 tentang Pajak Daerah. Sekarang sedang dibahas empat ranperda.

Yaitu perda tentang pertambangan, penanggulangan HIV/AIDS, pengelolaan sumber daya perikanan, dan perubahan tata kelola organisasi RSUD Solok. Direncanakan akhir Februari nanti, keempat ranperda itu telah ditetapkan melalui paripurna DPRD Sumbar.

Sumber: http://padangekspres.co.id




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5986