Laba BUMD DKI Selalu Meningkat
Tanggal: Tuesday, 14 February 2012
Topik: Narkoba


BERITAJAKARTA.COM, 14 Februari 2012

Iklim usaha dan investasi yang cukup kondusif di DKI Jakarta, membuat laba Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Jakarta secara keseluruhan cenderung naik dan membaik. Terbukti sejak lima tahun terakhir pendapatan BUMD naik signifikan yakni rata-rata 18,21 persen per tahun.

Jika pada 2007 pendapatan BUMD hanya sebesar Rp 140,91 miliar, di tahun 2011 menjadi Rp 276,06 miliar. Laba tersebut di antaranya berasal dari sektor perbankan seperti Bank DKI, sektor rekreasi di PT Pembangunan Jaya Ancol (PJA), dan sektor perhotelan.

Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, berharap BUMD akan menjadi sumber pendanaan bagi Pemprov DKI Jakarta ke depan. Peran positif BUMD di bidang perekonomian ini, seharusnya juga dapat diterapkan dalam pengelolaan transportasi di Jakarta, seperti pengelolaan bus Transjakarta, penanganan jalan tol akses Tanjungpriok, dan enam ruas tol dalam kota.

"Selain untuk memberikan kontribusi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD), BUMD juga diarahkan untuk mendukung penanganan masalah mendasar bagi peningkatan kualitas pertumbuhan di Jakarta," kata Fauzi, saat pembukaan Seminar Peran Corporate Social Responsibility (CSR) BUMD Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, di Balaikota, Selasa (14/2).

Namun, Fauzi menilai masih ada inefisiensi dalam penyelenggaraan BUMD. Karena, hingga saat ini masih ada potensi yang belum tergarap. Menurutnya, BUMD juga masih perlu memacu proses restrukturisasi, karena tantangan yang akan dihadapi BUMD ke depan lebih rumit. Namun BUMD memiliki peluang yang lebih besar. "Jika peluang tersebut tidak dimanfaatkan secara efektif dan efisien, dikhawatirkan BUMD kelak merugi," imbuhnya.

Ia juga meminta BUMD harus menjadi pihak yang paling dekat dengan masyarakat yakni dengan menjalankan program CSR. Melalui CSR, BUMD harus mampu memberantas kemiskinan, memajukan pendidikan, mengurangi penyebaran penyakit seperti HIV/AIDS, serta melestarikan lingkungan hidup. Penyaluran dana CSR untuk masing-masing BUMD pun diharapkan mampu menyesuaikan anggaran masing-masing. "CSR juga harus melibatkan masyarakat langsung agar mereka merasa memiliki," tegasnya.

Sumber: http://www.beritajakarta.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=5988