DAHLAN ISKAN AWARD 2011
Tanggal: Wednesday, 15 February 2012
Topik: Narkoba


Jambi Independent, 15 Februari 2012

SURABAYA – Harian Pagi Jambi Independent berhasil masuk nominasi untuk kategori perwajahan (desain halaman) koran umum pada ajang Dahlan Iskan Award 2011. Selain Jambi Independent, koran umum lainnya yang masuk nominasi adalah Harian Umum Fajar, Pontianak Pos dan Sumatera Ekspres. Untuk juara diraih Riau Pos yang berhak membawa pulang hadiah Rp 25 juta.

Penyerahan penghargaan ini dilaksanakan dalam acara Annual Meeting dan Malam Apresiasi Jawa Pos Media Group di Hotel Empire Palace, Surabaya, Minggu malam (12/2) lalu.

Dahlan Iskan Award adalah ajang lomba jurnalistik bagi 100 lebih media yang berada di bawah naungan Jawa Pos Media Group. “Namun dalam penilaian, selain tim penilai dari internal JPNN, juga melibatkan pihak luar seperti LPDS (Lembaga Pers Dr Soetomo, red),” ujar Ketua Tim Penilai Dahlan Iskan Award 2012 Rida K Liamsi yang juga Direktur Utama JPNN, pada malam penganugerahan.

Dahlan Iskan Award yang rutin digelar setiap tahun ini, terbagi kepada tiga kategori lomba, yakni karya tulis jurnalistik, foto jurnalistik dan desain halaman (perwajahan).

Sementara itu, kategori karya tulis jurnalistik diraih Wahyu Ismir Jartha Kusuma (Pontianak Post) dengan judul tulisan ‘’Derita Gatal Puluhan Tahun’’ (serial 1-4). Pemenang kategori ini berhak menerima hadiah Rp 50 juta.

Yang menjadi nominator kategori ini adalah Muhammad Nur dengan judul ‘’Warga Berhala di Tengah Konflik’’ (Batam Pos), Nurali Mahmudi/Taufik A Habu dengan judul ‘’Perselingkuhan PNS’’ (Tanjungpinang Pos), Slamet WY dengan judul ‘’Menguak Fenomena Lesbian Tasik’’ (Radar Tasik), Nur Syahrullah/Susanto dengan judul tulisan ‘’Jual Beli ASI di Batam’’ (Posmetro Batam), Muhammad Usman dengan judul ‘’Senyerang Melawan Sinar Mas’’ (Posmetro Jambi), Gusriyono dengan judul ‘’Menyusuri Tambang Emas Rakyat’’ (Padang Ekspress), Felanans Genvrido Yosef dengan judul ‘’Serial Ambruknya Jembatan Mahakam’’ (Kaltim Pos), Rully Prasetyo dengan judul ‘’Ketika HIV/Aids Menular pada Isteri’’ (Radar Kediri) dan Asep Sabar dengan judul ‘’Demi Raskin, Diam itu Beras’’ (Radar Totabuan).

Sementara untuk kategori foto diraih fotografer Jambi Ekspres, Muhammad Ridwan dengan judul karya ‘’Adu Jotos’’. Ridwan pun berhak atas hadiah Rp 35 juta. Yang masuk nominasi kategori ini adalah, Dani dengan judul ‘’Digebuk’’ (Meteor), Ni Ketut Efrata Fransiska dengan judul ‘’Belajar di Gedung Rubuh’’ (Radar Bali), Nyannyan Julianna Teguh Pratama dengan judul ‘’Mobil Box Terjun’’ (Radar Banten), Fathul Rakhman dengan judul ‘’Gizi Buruk di Tanah Subur’’ (Lombok Post), Widiarso dengan judul ‘’Terbalik’’ (Pekanbaru Pos), Andri M dengan judul ‘’Ngarung Lumpur’’ (Posmetro Batam), Aries Yoga dengan judul ‘’Renungan Hari Aids Sedunia’’ (Radar Madiun), Evan Zumarli dengan judul ‘’Terbakar’’ (Sumatera Ekspres), Said Mufti dengan judul Kebakaran (Riau Pos).

Sementara General Manager Jambi Independent Munawir mengatakan, meski tidak juara, masuk nominasi untuk kategori desain halaman merupakan hal yang sangat membanggakan. “Ini kerja tim yang ke depannya harus lebih ditingkatkan lagi sehingga bisa mencapai prestasi yang lebih baik,” ujarnya.

Sebagai koran pertama dan terbesar, katanya, Jambi Independent akan terus berinovasi untuk memberikan yang terbaik untuk semua pembaca.

Sumber: http://www.jambi-independent.co.id




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6001