Kasus AIDS Banjarmasin Tertinggi di Kalsel
Tanggal: Thursday, 16 February 2012
Topik: Narkoba


INILAH.COM, 15 Februari 2012

Banjarmasin - Penyebaran penyakit Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) di Banjarmasin sangat memprihatinkan. Bahkan, jumlah penderita AIDS di Banjarmasin terbanyak dibanding kabupaten/kota lain di Kalsel.

Dari data yang disampaikan Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin saat melakukan rapat pembahasan Perda penanggulangan HIV AIDS bersama DPRD Banjarmasin, saat ini kasus AIDS di Kota Seribu Sungai sebanyak 33 kasus. Sedang, HIV berjumlah 52 kasus. Namun, untuk kasus HIV, Banjarmasin masih berada di peringkat tiga se Kalsel.

Kepala Dinkes Banjarmasin Dinas Kesehatan Drg Hj Diah Ratnani Praswasti mengaku, pihaknya sudah berupaya melakukan langkah penanggulangan dan penekanan kasus AIDS. Salah satu langkah yang dilakukan dengan melakukan penyuluhan lintas kelurahan dan kecamatan se-Banjarmasin.

“Kami berharap di setiap outlet dan Puskesmas yang ada di Banjarmasin disediakan kondom supaya dapat membantu menekan kasus tentang HIV AIDS,” katanya.

Selain itu, Diah mengaku, pihaknya juga gencar melakukan koordinasi dengan seluruh sekolah untuk menggalakan kegiatan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS).

Ia menambahkan, selain akibat seks bebas, penyebab tingginya penyebaran AIDS juga akibat peredaran narkoba. Makanya, Diah mengaku bersyukur Polresta Banjarmasin gencar melakukan perang terhadap narkoba.

“Perang terhadap narkoba sangat penting untuk menekan perkembangan AIDS di Banjarmasin,” jelasnya.

Diah mengaku, antusias dengan wacana Perda penekanan penyebaran kasus HIV AIDS. Menurutnya, jika Perda penekanan angka HIV AIDS sudah ada, maka pihaknya lebih mudah dalam melakukan penekanan angka HIV AIDS.

“Tentu nanti lebih mudah, karena kita punya payung hukum yang sangat kuat,” pungkasnya. [mor]

Sumber: http://sindikasi.inilah.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6004