Dengan Pramuka Cegah HIV/AIDS
Tanggal: Monday, 20 February 2012
Topik: HIV/AIDS


Suara Merdeka, 18 Februari 2012

Berbadan tegap, pakaian serba coklat dan memakai baret belambangkan tunas kelapa. Sudah bisa tebak kawan? Yes, itu Pramuka. Apa yang kamu pikirkankalau mendengar kita pramuka? Mungkin selama ini pramuka dikenal sebagai kegiatan yang diisi dengan berkemah, tepuk tangan dan nyanyi-nyanyi saja. Tapi, tahu nggak kawan, kalau pramuka juga bisa menjadi cara untuk mencegah HIV/AIDS.

Kita tahu, kalau sebagian besar orang yang bterinfeksi HIV/AIDS adalah generasi muda yang berusia 20-29 tahun. Padahal mereka adalah harapan bangsa lho. Nah, salah satu pencegahan yang bisa dilakukan adalah dengan mengisi waktu luang generasi muda ini melalui kegiatan dan aktivitas positif, salah satunya adalah ikut kegiatan pramuka.

Di balik berkemah, tepuk tangan dan bernyanyi, itu ada nilai-nilai yang ditanamkan dalam kegiatan pramuka lho. Karena tujuan dari pramukaitu sendiri adalah membentuk karakter sehingga memiliki watak dan akhlak mulia, menanamkan rasa cinta dan semangat kebangsaan serta membekali generasi muda dengan berbagai keterampilan hidup.

Waktu mengikuti kegiatan pramuka seseorang akan belajar dengan interaktif di alam terbuka, permainan yang menantang yang mengandung nilai-nilai tertentu, ada unsur kompetitif serta di bawah bimbingan orang pembinanya. Kalau waktu luang generasi muda diisi dengan berbagai kegiatan, jadi nggak ada waktu buat mereka melakukan hal yang nggak perlu/negatif. Bila kegiatan pramuka yang dilakukan bagus dan berhasil maka hasilnya akan terbentuk karakter generasi muda dengan nilai-nilai seperti yang diharapkan. Nggak hanya melindungi generasi muda tapi akan terbawa terus seumur hidupnya.

Sumber: http://remaja.suaramerdeka.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6025