Meragukan Karya Ilmiah Mahasiswa
Tanggal: Monday, 20 February 2012
Topik: Narkoba


Surya, 19 Februari 2012

Masyarakat kampus adalah masyArakat ilmiah, masyarakat ilmiah selalu melakukan kegiatan ilmiah, hasil dari kegiatan ilmiah ini diwujudkan dalam karya ilmiah. Demikian ungkap Prof Dr Moh Ainin MPd, Pembantu Dekan III Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang (PD III FS UM), dalam elatihan Penulisan Program Kreativitas Mahasiswa Gagasan Tertulis (PKM- GT) bagi mahasiswa FS UM, Sabtu (11/02) di FS UM. Kegiatan setahun sekali FS UM ini bertujuan meningkatkan pengembangan penalaran mahasiswa berkarya ilmiah yang diwujudkan dalam produk PKM-GT. Moch Syahri SSos MSi dan Karkono SS MA hadir sebagai pemateri.

Apa PKM GT itu? Syahri mencoba menggugah minat peserta sebelum memaparkan materi. PKM-GT, jelasnya, gagasan yang ditulis pada isu aktual yang dapat ditemukan di masyarakat dan memerlukan solusi hasil karya pikir yang cerdas dan realistik. Ide yang cerdas dan realistik tersebut seyogianya unik, kreatif, dan bermanfaat, sehingga idealisasi kampus sebagai pusat solusi dapat menjadi kenyataan. Gagasan dalam penulisan PKM GT ini haruslah melahirkan inovasi baru serta realistis untuk diterapkan. PKM GT yang baik haruslah dapat menyelesaikan permasalahan isu aktual yang terjadi saat ini. Isu aktual adalah peristiwa/kejadian yang dapat diperkirakan di masa depan, berdasar kenyataan yang benar-benar terjadi, serta digemari dalam pembicaraan.

Isu aktual PKM GT saat ini lebih diutamakan dan merujuk pada Millenium Develpment Goal’s (MDG’s) Program yang dicanangkan PBB terkait dengan pencapaian pendidikan untuk semua, memberantas kemiskinan dan kelaparan, mendorong kesejahteraan gender, menurunkan angka kematian anak, meningkatkan kesehatan ibu, memerangi HIV/AIDS, memastikan kelestarian lingkungan hidup, dan mengembangkan kemitraan global untuk pembangunan.

Dalam kesempatan yang sama, Karkono menjelaskan syarat PKM GT, serta beberapa sifat dan isi tulisan yang perlu dicermati agar PKM lolos PIMNAS. Pada kesempatan awal, ujarnya, para reviewer biasanya melihat kulitas PKM GT dari judulnya, semakin menarik judulnya semakin PKM GT tersebut berpotensi lolos seleksi. Sifat dan isi tulisan harus memenuhi syarat-syarat berikut: kreatif dan objektif, logis dan sistematis, isi tulisan berdasar telaah pustaka atau fiksi-sains, materi karya tulis merupakan isu mutakhir atau aktual.

Banyak sekali manfaat yang diperoleh apabila seorang mahasiswa giat menulis PKM GT, antara lain: percepatan kelulusan (mahasiswa yang sering menulis PKM akan mudah menulis skripsi karena telah terbiasa menghasiklkan karya ilmiah), kompetensi menulis karya ilmiah semakin berkembang, salah satu nilai tambah dalam pengajuan beasiswa, mendapatkan klinik bimbingan gratis dari dosen maupun pakar pembimbing selama proses pembuatan karya ilmiah, menadpat penghargaan (sertifikat), terlebih jika menang akan memeroleh dana dari DIKTI. Sebagai intelektual muda, mahasiswa cenderung pandai mengungkapkan fakta-fakta sosial, namun melalui PKM-GT, nalar mahasiswa tak hanya dituntut sebatas mengekspos fakta, tetapi juga harus mampu memberi atau menawarkan solusi.

Sumber: http://www.surya.co.id




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6031