Tingkat Kesembuhan TBC di Denpasar Baru 65%
Tanggal: Monday, 20 February 2012
Topik: Narkoba


INILAH.COM, 20 Februari 2012

Denpasar - Meskipun petugas tuberculosis (TBC) Kota Denpasar berhasil menemukan penderita TBC di atas rata-rata nasional, akan tetapi untuk mencapai kesembuhannya masih menghadapi kendala.

Terutama ketidakjelasan alamat para penderita TBC. Para penderita banyak yang memberikan alamat palsu kepada petugas sehingga saat petugas berkunjung ke alamat yang diberiakan tidak sesuai dengan yang diberikan.

Ketua Pelaksana Harian PPTI Kota Denpasar, IGN Wibawa, mengungkapkan hal itu saat menyerahkan bantuan kepada penderita TBC, di Kantor PPTI Kota Denpasar terkati HUT Kota Denpasar ke-20, baru-baru ini.

Wibawa mengakui, alamat palsu yang diberikan penderita membawa dampak tingkat penyembuhan penderita TBC di Kota Denpasar di bawah rata-rata nasional. Rata-rata nasional tingkat kesembuhan penderita TBC yaitu 85 persen dari jumlah penderita. Sedangkan di Kota Denpasar tingkat kesembuhannya baru 65 persen.

”Kami harapkan penderita TBC saaat berobat ke puskesmas agar memberikan alamat yang jelas sehingga saat dikunjungi petugas bisa memberikan arahan untuk pengobatan,” harap Wibawa.

Ketua Wilayah PPTI Bali, I Gusti Bagus Puspanegara, dalam arahannya menekanka, agar semua penderita memiliki tekad sembuh dari penyakit TBC.

Hal ini mengingat masa pengobatan para penderita waktunya cukup panjang yaitu selama enam bulan. Bila sebelum masa tersebut dilalui tentunya penderita belum dianggap sembuh meskipun penderita sudah merasa kondisinya membaik. Bahkan pihaknya khawatir hal itu membuat kuman TBC menjadi kebal terhadap obat yang diberikan.

Menurut Puspanegara, secara umum penyakit TBC menjangkiti usia produktif dan keluarga kurang mampu. Terlebih lagi sekarang adanya penyakit HIV Aids yang menambah tingginya resiko penderita TBC.

Mengingat penularan penyakit TBC begitu cepat yaitu setiap seorang penderita dapat menularkan kepada 10-15 orang, untuk itu para penderita diharapkan benar-benar harus bejuang untuk melakukan pengobatan dengan mengikuti aturan minum obat yang telah ditentukan.

Kepala Bidang Pelayanan Medik PPTI Kota Denpasar, I Gusti Ayu Sri Winarti menambahkan Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kesehatan telah mengembangkan program dalam menjaring kasus-kasus baru bukan saja melalui puskesmas semata tetapi jua melalui rumah sakit pemerintah dan praktek dokter swasta.

Menurut Sri Winarti temuan kasus penderita TBC di Kota Denpasar selama empat tahun terakhir terus mengalami peningkatan. Tahun 2008 tercatat 380 orang penderita; Tahun 2009 (418 orang); Tahun 2010 (479 orang); Tahun 2011 (670 orang). [mor]

Sumber: http://sindikasi.inilah.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6033