Pengidap HIV/AIDS itu Akhirnya Meninggal
Tanggal: Wednesday, 22 February 2012
Topik: HIV/AIDS


TRIBUNNEWS.COM, 22 Februari 2012

DUMAI - Satu lagi orang pengidap HIV/AIDS (ODHA) meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Dumai, Riau. Pasien ini meninggal dunia pada hari Selasa (21/2/2012), setelah sebelumnya menjalani perawatan di ruang Rawat Inap (Irna) D selama lebih kurang satu minggu.

Direktur RSUD Dumai, dr Syaiful membenarkan berita ini meskipun tak merinci secara detail mengenai identitasnya. "Memang ada pasien terjangkit HIV/AIDS telah meninggal dunia di salah satu kamar rawat inap kita. Tapi mohon maaf identitasnya tidak dapat kita sampaikan," kata Syaiful.

Tujuan menjaga identitas pasien tersebut antara lain demi menjaga kepentingan dari keluarga pasien. Apalagi memang tak semua orang bisa menerima kondisi ini. Selain itu juga untuk mengantisipasi terjadi hal yang tidak diinginkan.

Saiful menjelaskan, pasien tersebut sebelumnya memang sudah menjalani perawatan di RSUD Dumai. Bahkan sudah dua kali menjalani pengobatan dan rawat inap. Akan tetapi kondisi fisik pasien sudah semakin lemah dan kekebalan tubuhnya berkurang. Sehingga nyawanya tak bisa diselamatkan lagi.

Pihak RSUD sendiri mengakui sudah melakukan berbagai upaya sesuai prosedur tetap (protap) pelayanan kesehatan tanpa membedakan pasien ODHA atau pasien biasa. Karena memang tak ada pembedaan perlakuan antara pasien biasa maupun ODHA.

Namun HIV/AIDS memang menyerang sistem kekebalan (daya tubuh) seseorang. Ditambah lagi kondisi fisik pasien pun semakin melemah hingga akhirnya tak selamat. Untuk Kota Dumai, RSUD sudah memiliki klinik VCT (voluntary consulting and testing) yang bisa menjadi tempat berkonsultasi para ODHA. Namun ketika dikonfirmasi berapa jumlah pasien ODHA yang menjalani perawatan di RSUD, Syaiful tak member angka pasti.

Ia mengaku tidak berkompeten untuk menjawab karena berada pada kewenangan Komisi Penanggulan AIDS (KPA). "Kami hanya memberikan perawatan dan perobatan kepada pasien, namun berapa jumlah persisnya yang lebih berwenang adalah pihak komisi penanggulangan AIDS," ujarnya.

Sumber: http://www.tribunnews.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6058