Bertambah, Jumlah Penderita AIDS di Tasikmalaya
Tanggal: Monday, 27 February 2012
Topik: Narkoba


TubasMedia.Com, 25 Februari 2012

TASIKMALAYA – Pengurus Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Tasikmalaya yang juga Kepala Bidang Pemberantasan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya, Dadan Hamdani mengatakan, jumlah penderita penyakit acquired immune deficiency syndrome (AIDS) di Kabupaten Tasikmalaya kembali bertambah.

Pada bulan Januari 2012 ditemukan dua kasus positif AIDS, sehingga jumlah total pengidap penyakit yang menyerang imunitas tubuh itu menjadi 76 kasus. Namun kasus AIDS di berbagai daerah Kabupaten Tasikmalaya, baru ditemukan pada ibu rumah tangga dan anaknya, belum ada indikasi dari penularan secara luas antar pasangan.

Umumnya penulatan AIDS masih melalui pengguna narkoba dengan jarum suntik. Sadar atau tidak, penggunaan jarum suntik secara bergantian bisa menularkan AIDS. Parahnya lagi, penyakit tersebut bisa menular kepada istri atau ibu rumah tangga dan anaknya melalui hubungan intim, kehamilan dan persalinan.

Dadan mengakui kesadaran masyarakat yang merasa berisiko tertular penyakit AIDS untuk berkonsultasi semakin meningkat. Hal itu seiring dengan banyaknya konseling di puskesmas yang ada di Kabupaten Tasikmalaya.

Dadan juga mengatakan pihaknya terus memberikan pemahaman tentang AIDS kepada para perawat di Kabupaten Tasikmalaya. Hal itu penting agar perawat mengetahui cara perawatan untuk penderita AIDS.“Jangan sampai ada diskriminasi dalam segi perawatan terhadap penderita AIDS kalau semua perawat tahu lebih banyak soal AIDS, mereka bisa memberikan perawatan dengan baik,” katanya.

Wilayah paling banyak ditemukan kasus AIDS yaitu di Kecamatan Singaparna dan Manonjaya. Belakangan, jumlah penderita di Rajapolah pun mulai naik, dengan 7 kasus penderita positif AIDS. (hakri)

Sumber: http://www.tubasmedia.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6092