Ratusan Ibu Rumah Tangga Mengidap HIV/AIDS
Tanggal: Monday, 27 February 2012
Topik: HIV/AIDS


Suaramerdeka.com, 27 Februari 2012

YOGYAKARTA - Risiko penyakit HIV tidak hanya mengancam golongan pengguna narkoba suntik atau pun pekerja seks komersial. Kalangan ibu rumah tangga juga rentan tertular virus mematikan ini.

Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi DIY mencatat, 126 orang ibu rumah tangga positif mengidap HIV/AIDS. Data itu diperoleh dari surveylans per tahun 2011. Dibandingkan tahun sebelumnya, angka tersebut meningkat lebih dari 50 persen. "Pada 2010, ada 75 pasien dari kalangan ibu rumah tangga. Tahun berikutnya meningkat hampir dua kali lipat," ungkap pengelola program KPA, Ana Yuliastanti.

Kasus HIV pada kaum istri ini umumnya disebabkan perilaku suami yang menyimpang. "Hal ini perlu mendapat perhatian serius, karena banyak efek yang bisa ditimbulkan termasuk penularan ke bayi," katanya.

Risiko penularan secara perinatal ini setidaknya dapat ditinjau dari angka balita terpapar HIV, yang jumlahnya cenderung bertambah tiap tahun. Terakhir komisi ini mendata 53 balita positif tertular HIV, dengan risiko penularan perinatal 46 pasien.

Untuk mengatasi permasalahan ini, menurut dia, setidaknya dibutuhkan dua tahap tindakan. Pertama, antisipasi penularan dari suami ke istri, disusul pencegahan risiko transmisi dari ibu hamil ke bayi yang dikandungnya.

"Antisipasi pertama tentunya butuh kesadaran dari masing-masing individu untuk menjaga perilaku. Sedangkan pencegahan risiko dari ibu ke bayi bisa dilakukan melalui pengobatan, dan pemberian nutrisi kepada bayi secara aman," jelasnya.

Sumber: http://www.suaramerdeka.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6108