Klinik Mampu Tekan HIV/AIDS
Tanggal: Tuesday, 28 February 2012
Topik: HIV/AIDS


Padang Ekspres, 28 Februari 2012

Bukittinggi — Keberadaan klinik HIV/AIDS di RSAM dan Puskesmas Rasima Ahmad Bukittinggi, ternyata mampu menekan peredaran virus yang mematikan tersebut di Kota Bukittinggi dan sekitarnya.

Itu terbukti, jika penderita HIV/AIDS di Kota Bukittinggi tahun 2010 tercatat sebanyak 171 orang, tahun 2011 menurun jadi 144 orang. Tahun 2012 ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat bertekad, akan menurunkan lagi penderita virus yang disebut-sebut mematikan tersebut.

Kadinkes Bukittinggi, Syofia Dasmauli, mengatakan, penurunan penderita HIV/AIDS terus terjadi di Kota Bukittinggi dan sekitarnya yang melakukan konsultasi kesehatan di klinik HIV/AIDS di RSAM maupun Puskesmas Rasima Ahmad Bukittinggi.

“Tahun 2010 tercatat sebanyak 171 orang. Tahun 2011 turun menjadi 144 orang. Tahun 2012 ini diupayakan menurun lagi. Yang menggembirakan, tidak ada di antara mereka yang meninggal,” jelasnya, kemarin.

Untuk mencegah perkembangan virus HIV/AIDS kepada penderita, menurut Syofia, mereka diberi obat antiretroviral yang diberikan secara gratis yang disediakan di rumah sakit rujukan yang telah ditentukan.

“Bukan itu saja, untuk menekan pertambahan jumlah penderita HIV/AIDS, saat ini juga telah dilakukan kerjasama dengan Komisi Peduli HIV/AIDS yang menjangkau kota Payakumbuh dan kabupaten Agam dengan sasaran penderita HIV/AIDS yang mungkin saja ada di kedua daerah tersebut,” tambahnya.

Kenapa tugas tersebut diberikan kepada Komisi Peduli HIV/AIDS? “Karena merekalah yang mempunyai ilmu untuk itu, seperti tehnik pendekatan, sehingga secara sadar penderita HIV/AIDS mau diajak untuk diperiksa, dengan harapan nantinya semua penderita HIV/AIDS tercatat dan terdata, dan dengan kesadaran sendiri mau diobati di tempat yang telah ditunjuk,” ujarnya. (edi)

Sumber: http://padangekspres.co.id




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6112